BERITA UTAMAEDITORIALPAPUA

Operasi Ketupat, Polda Papua Libatkan 1.701 Personel Gabungan Amankan Mudik dan Idul Fitri 1447 H di Wilayah Papua

95
×

Operasi Ketupat, Polda Papua Libatkan 1.701 Personel Gabungan Amankan Mudik dan Idul Fitri 1447 H di Wilayah Papua

Share this article
Wakapolda Papua saat melakukan pemeriksaan barisan

Jayapura fajarpapua.com – Kepolisian Daerah Papua menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz 2026 guna memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana pengamanan menjelang arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Suharwanto Mako Sat Brimob Polda Papua, Kamis (12/03).

Apel dipimpin Wakapolda Papua Kombes Pol Muhajir serta diikuti para pejabat utama Polda Papua, unsur TNI, instansi pemerintah dan stakeholder terkait yang mendukung pelaksanaan pengamanan Lebaran tahun ini.

iklan

Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo M.Si yang dibacakan Wakapolda Papua disampaikan, apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel sekaligus wujud sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026.

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan seluruh unsur yang terlibat, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar,” ujarnya.

Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, kementerian serta instansi terkait lainnya di seluruh Indonesia.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama periode Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Karena itu pengamanan dilakukan secara maksimal guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam mendukung pengamanan tersebut, Polri bersama stakeholder terkait menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan dan 343 Pos Terpadu yang tersebar di berbagai wilayah.

Selain pengamanan arus mudik dan arus balik, personel juga difokuskan pada pengamanan sejumlah objek vital dan pusat aktivitas masyarakat seperti masjid, lokasi shalat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, stasiun hingga bandara.

Kapolri juga mengingatkan pentingnya langkah antisipatif terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar hingga perkelahian antar kelompok melalui peningkatan patroli dan pengawasan pada titik-titik rawan.

Selain itu personel diinstruksikan melakukan pendataan rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan di kantor kepolisian guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Polri juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan Call Center 110 sebagai sarana komunikasi cepat dengan kepolisian apabila membutuhkan bantuan atau melaporkan situasi darurat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.
“Keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita wujudkan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat dengan semangat Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” pungkasnya.(hsb)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP