” Tong Kosong Nyaring Bunyinya” Milik BPBD Mimika Viral di Medsos, Daripada Mubasir Sebaiknya Dijual ke Netizen

by -
Tong
Tong milik BPBD Mimika yang bunyinya nyaring lantaran ketiadaan air.

Timika,fajarpapua.com – Keberadaan tong atau tangki air yang dipasang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika dan Tim Satgas Covid-19, viral di Facebook. Tong kosong tersebut jika diketuk terdengar bunyi nyaring sebab ketiadaan air di dalamnya.

Wartawan Fajar Papua pada Senin (2/11) pagi melakukan pengecekan langsung di lapangan dan didapati dua tong dalam keadaan kosong.

Keberadaan tong-tong kosong tersebut mulai viral lagi karena pemasangannya di hampir seluruh sudut kota serta pusat keramaian dalam rangka pengendalian pandemik Covid-19 yang menghabiskan dana masyarakat yang tidak sedikit mubasir.

Dimana, saat ini hampir seluruh tong air tersebut tidak berfungsi dan sudah sejak beberapa bulan ini dalam keadaan kosong karena tidak ada petugas yang mengisi air lagi.

Menariknya, ada netizen yang meminta tong tersebut dijual saja ke mereka daripada dibiarkan mubazir.

Viralnya Tong Kosong BPBD Mimika di Facebook ini berawal dari unggahan akun @bungvanderhethariakabiay yang menanyakan perihal tersebut diatas.”Sa mo tanya…
Ke Tim Satgas Covid 19..
Tanki Tanki air Orange yg kam pasang di pinggir jalan untuk cuci Tangan.. itu kenapa kosong semua ??..kemarin2 ada pihak yg bertugas utk mengisi air Tanki..skrg sudah tidak kelihatan.. Dana Penanganan Covid su habis k?? jadi air juga habis..? Atau Virus C19 de su hilang.. jadi tak perlu cuci tangan.
Ajak warga yg beraktifitas di luar ruangan untuk cuci tangan. Air di Tanki tidak ada,” tulisnya dengan emoji tertawa.

Tak urung, unggahan ini mendapat ratusa like dan komen dari netizen Timika.

Akun @leisubunronny misalnya, ia membenarkan banyaknya tong yang kini tidak terisi air sejak beberapa bulan lalu.

“Benar sekali dan memang sdh hampir beberapa bulan ke blakang ini, tangki2 air yg sdh terpasang hampir semua sudut2 kota dan tempat keramaian sdh tdk terisi lagi. Entah apa yg terjadi,” ujar mantan relawan Satgas Covid-19 Mimika ini.

BACA JUGA:  Dilarikan dari RSMM, Satu Pasien Covid-19 di RSUD Mimika Kritis, Begini Kondisi Terkini

Menyikapi hal ini, akun @ekenchekvey memberi usul agar petugas diberi sanksi karena hanya bertugas kalau ada honor.

“Para petugas dari tim gugus tugas yang tidak isi air di tanki2 itu harus kasih sanksi. Kalau ada dana itu… dong pu rajin apa lagi isi2 air di tanki.. padahal dirumah maitua ada pake tenaga dalam buat timbah2 air dari dalam sumur,” ujarnya dengan emoji tertawa.

Sementara akun @cathrinarenwarin menduga pemasangan tangki air tersebut hanya modus untuk laporan penggunaan dana saja.

“Pasang tanki saja, spy bs ada laporan keuangannya. Untuk tanki air yg kosong… Petugas bilang “EPEN K” !!!,” tulisnya.

Sedangkan akun @ikbalbswafuru mengaku tidak heran dengan kondisi ini, karena sudah menjadi budaya petugas akan kerja jika ada honor.

“Tuan kita tidak bisa heran karna itu suda menjadi budaya mereka hanya mencari kesempatan dalam kesempitan untuk mencari nafkah hidup mereka ketika anggarannya sudah diterima dan laporanya sudah fikx maka mereka hiraukan nnti dulu tunggu info lagi dari jakarta suda mau berikan bantuan baru kegiatan mulai jalan lagi begitu saja trus,” herannya
.
Akun @joshuarumkorem dengan nada bercanda mengatakan bahwa pandemic Covid-19 itu tergantung dana. “Covid hilang tergantung dana yg masuk. Sedihhh,” tulisnya dengan emoji tertawa dan menangis.

Nada bercanda terkait tong kosong ini juga dilontarkan akun @edwinsien yang ingin membeli tangki air tersebut dengan setengah harga daripada mubazir. “Iya betul….tolong kasi jelas barang itu masih di pakai ka tidak….? Soalnya Saya juga butuh tanki air…bagaimana kalau Saya beli setengah harga sudah,” tawarnya.

INFO IKLAN 0812-3406-8145