PCR Belum Mampu Mendeteksi, Reynold: Varian Baru Virus Corona, Mungkin Saja Sudah Ada di Timika

by -
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, SST M. Epid
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, SST M. Epid

Timika,fajarpapua.com – Meski hingga kini belum terdeteksi, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menduga varian baru Corona Virus sudah ada di Timika.

Dugaan tersebut didasari pada kondisi Kabupaten Mimika khususnya Kota Timika yang lalulintas udaranya terhubung langsung dengan sejumlah daerah yang sudah terjangkit.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, SST M. Epid kepada fajarpapua.com usai pembukaan sosialisasi dana BOK di Grand Tembaga Hotel, Selasa (15/6).

“Kabupaten Mimika selalu terhubung dengan daerah-daerah yang ada di Pulau Jawa termasuk juga Makassar (yang sudah terdeteksi adanya varian baru Corona) mungkin saja varian baru ini sudah ada di Timika, hanya saja kita belum bisa mendeteksi,” ungkapnya.

Reynold menuturkan pihaknya belum bisa mendeteksi varian baru Corona Virus lantaran tidak ada alat yang bisa mendeteksi virus tersebut.

Bahkan lanjutnya, alat PCR yang dimiliki oleh beberapa rumah sakit di Mimika tidak bisa mendeteksi varian baru Corona Virus dikarenakan PCR yang ada hanya bisa mendeteksi virus penyebab Covid-19.

“Sampai hari ini di Kabupaten Mimika kami belum menerima laporan dari rumah sakit yang memeriksa hasil PCR terkait adanya varian baru Covid-19,” jelasnya.

Diakui Reynold, penularan Covid-19 termasuk varian baru Corona Virus ini memang kita tidak bisa hindari dan pada akhirnya masyarakat harus bersahabat dengan  Covid-19.

“Tapi kita juga harus melawan atau mengantisipasinya dengan mematuhi prosedur kesehatan, memakai masker, mencuci tangan baik sebelum maupun sesudah beraktivitas dan bersedia di vaksin,” ungkapnya.

19 Ribu Warga Sudah di Vaksin

Sejauh ini kurang lebih 19 ribu warga Kabupaten Mimika dari berbagai latar belakang sudah menerima vaksin.

Jumlah tersebut dirasa masih terbilang sedikit jika dibandingkan dengan keseluruhan jumlah penduduk di Kabupaten Mimika yang tercatat lebih dari 311 ribu jiwa.

“Kita berharap masyarakat tidak menolak untuk di vaksin, karena pada dasarnya orang yang sudah di vaksin, ketika terpapar tidak akan bergejala besar hanya bergejala ringan dan kemungkinan untuk terpapar itu kecil,” terangnya.

Ditambahkan Reynold, saat ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Mimika tersisa 145 orang dan pasien yang dirawat sisa 9 orang. (mar)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 banner 300250