Mahasiswa Timika di Kota Study Mengeluh Tidak Pernah Terima Beasiswa dari Pemda Mimika

by -
IPMAMI Jadetabek
IPMAMI Jadetabek

Timika, fajarpapua.com – Sejumlah mahasiswa asal Mimika di kota studi menyatakan hingga kini tidak ada bantuan beasiswa untuk mereka. Para mahasiswa juga mempertanyakan pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika pada 1 Juli 2021 lalu bahwa bantuan beasiswa kepada mahasiswa Mimika di kota studi ditiadakan.

“Mengapa bantuan beasiswa tidak ada, kami mahasiswa Kabupaten Mimika dari dulu tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah daerah Mimika,” ujar Ikiau Jawame, mahasiswa Trisakti asal Kabupaten Mimika suku Amungme kepada fajarpapua.com, Kamis (8/7).

Menurut dia, pada Rabu (7/7) sejumlah mahasiswa asal Mimika terlibat diskusi yang dipandu dirinya didampingi Detenus Magal (mahasiswa universitas Suryadarma yang juga ketua IPMAMI Jakarta), serta Andreas Aim (mahasiswa Trisakti selaku sekretaris IPMAMI Jakarta).

“Inti dari diskusi yang kami mediasi, bahwa walaupun sumber daya alam Mimika lebih unggul dari kabupaten lain yang ada di Papua tapi kenapa anak-anak Mimika tidak mendapat perhatian?” tandasnya.

“Coba lihat kabupaten lain di Papua SDA kurang tetapi anak-anak mereka selalu mendapat perhatian khusus, bahkan banyak pula yang bisa kuliah di luar negeri,” tambah mahasiswa Tri Sakti semester 6 itu.

Tidak hanya itu, Jawame mengatakan mahasiswa yang mendapat beasiswa dari kabupaten lain di Papua lebih banyak dari Kabupaten Mimika.

“Mimika sangat minim, bahkan tidak ada untuk bantuan beasiswa, sebenarnya pemerintah Mimika ini perhatikan siapa dan generasi mana yang kamu perhatikan? Padahal sebenarnya kami inilah aset masa depan Mimika,” tegasnya.

Untuk itu badan pengurus IPMAMI (Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika) di Jakarta mencurigai adanya penggelapan dana APBD Mimika untuk bantuan mahasiswa.

“APBD Kabupaten Mimika itu terbesar di Papua dari seluruh kabupaten yang ada. Jangan alasan karena PON Papua, memangnya PON Papua itu agenda Kabupaten Mimika kah. atau Provinsi Papua?, Itu agenda negara dan negara yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan ini. Pemerintah Kabupaten Mimika jangan mencari kesempatan atau alasan dalam menipu mahasiswa dan masyarakat,” ungkap Ketua IPMAMI Jakarta Detenus Magal.

IPMAMI mengaku kecewa atas pernyataan Kepala Dinas Pendidikan bahwa tidak adanya bantuan beasiswa.

“Kami sangat menyesal dan kecewa atas pernyataan Kepala Dinas Pendidikan yang manyampaikan bahwa bantuan beasiswa tidak ada,” katanya.

Hal serupa juga diungkapkan Sekretaris IPMAMI Jakarta, Andreas Aim. Terkadang dirinya malu terhadap teman-teman lain yang kerap menanyakan hal itu karena hanya satu atau dua orang saja yang mendapat perhatian.

“Kenapa hanya satu atau dua orang saja, padahal disana ada tambang terbesar di dunia dan Kabupaten Mimika adalah terkaya dari kabupaten lain di Papua,” kata Andreas.

“Kami hanya ingin Bupati Mimika melihat anak-anak di Kabupaten lain yang di Papua, mereka sangat diperhatikan hingga sampai bisa kuliah di luar negeri,” lanjutnya.

Untuk itu dirinya sangat menyesal atas anggaran pendidikan yang sangat minim dan tidak ada bantuan beasiswa kepada mahasiswa Mimika.

“Dengan ini kami mau supaya pemerintah segera membantu mahasiswa dan kembali menganggarkan bantuan mahasiswa dalam tahun ini,” harapnya.

Adapun pesan dari IPMAMI Jakarta
kepada bupati Mimika “jika bapak ingin membangun Mimika, bangun SDM agar kelak kamu dapat melihat anak-anak berdiri di atas tanah dan kabupaten sendiri,” pesannya.(feb)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.