Bahas Perjanjian Kerja, PT Freeport dan Tiga Organisasi Pekerja Kembali Maju ke Meja Perundingan

by -
Virgo Salossa
Virgo Salossa

Timika, fajarpapua.com – Serikat Pekerja Mandiri Papua (SPMP), PUK SPSI dan KSBSI pada Desember 2021 siap melangsungkan perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan Manajemen PT Freeport Indonesia.

Ketua SPMP, Virgo Salossa saat ditemui wartawan di Tongkonan Selasa (23/11) menuturkan, perundingan dimulai awal hingga tanggal 13 Desember. Selanjutnya diskor dan dilanjutkan Februari 2022.

banner 300250

“Sampai hari ini belum ada pemberitahuan dari manajemen PTFI untuk tempat pelaksanaannya. Kalau tidak di Timika mungkin di Jakarta atau tempat lain yang nyaman buat perundingan,” tuturnya.

Dikemukakan, pada tanggal 13 Desember perundingan diskor sementara waktu lantaran persiapan hari Natal dan Tahun Baru.

“Perundingan dibuka lagi akhir Januari 2022 hingga Februari 2022 yang diharapkan saat itu ada kata sepakat soal kenaikan upah,” kata Virgo.

Soal serikat mana saja yang ikut dalam perundingan, kata dia, di tubuh PTFI saat ini ada PUK SPSI, KSBSI dan SPMP. Ketiganya akan berunding hingga mencapai hasil.

BACA JUGA:  SPSI Freeport Tegaskan Kembali Perjuangan 6 Point pada PKB 2021, Lukas Saleho Berharap Tidak Ada Pengkhianat

Virgo mengatakan, SPMP lebih fokus memperjuangkan pajak pekerja dimana saat ini pekerja diminta untuk mengejar produksi dan selalu over target. Namun pada pemberian bonus selalu dikenakan pajak

“Cukup gaji yang dihitung pajak sedangkan bonus produksi dan bonus-bonus lain diharapkan tidak dikenai pajak,” tukasnya.

Salah satu contoh dengan peningkatan produksi yang melebihi kapasitas, sebagai ucapan terima kasih pekerja mendapat bonus, namun bonus yang mereka terima dipotong pajak yang menyebabkan pekerja kurang bersemangat.

Manager Corcom PTFI, Cerry Yarangga ketika dihubungi melalui sambungan whatsApp menuturkan belum mengupdate rencana kegiatan ini.(mar)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.