Tanpa Keluarkan Dana Sepeser pun, Bripda Alosius Topataparu, Anak Nelayan Suku Kamoro Lolos Jadi Polisi

by -
Foto: Humas Polda Papua Bripda Alosius Topataparu mencium kaki ibunya setelah kembali dari pendidikan selama lima bulan di SPN Sumsel dan dilantik menjadi anggota Polri.
Foto: Humas Polda Papua Bripda Alosius Topataparu mencium kaki ibunya setelah kembali dari pendidikan selama lima bulan di SPN Sumsel dan dilantik menjadi anggota Polri.

Timika, fajarpapua.com – Alosius Topataparu merupakan satu dari 265 siswa Sekolah Kepolisian Negara (SPN) yang dilantik Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S, MM menjadi Bintara Polri dengan pangkat Brigadir Dua (Bripda).

Aloisius resmi menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) setelah berhasil menjalani -pendidikan selama lima bulan di SPN Polda Sumsel.

Ada cerita menarik dari keberhasilan anak seorang nelayan dari Suku Kamoro ini, yah ternyata menjadi anggota Polri merupakan cita-cita Aloisius sejak kecil.

Keinginannya untuk menjadi polisi ini begitu besar dan bahkan dirinya sempat menjadi tenaga bantuan operasional (TBO) di Kantor Satuan Polairud Polres Mimika.

Disatuan yang memiliki tugas penegakan hukum di perairan Mimika ini, Aloisius yang sejak kecil telah akrab dengan wilayah membantu personel Satpolair dalam patroli di pesisir Kabupaten Mimika.

Tugas personel Satpolair dalam menjaga wilayah wilayah perairan Mimika yang juga menjadi wilayah adat Suku Kamoro dimana ia berasal semakin memotivasi dirinya menjadi anggota Korps Bhayangkara.

Dan berkat dorongan dari personel Satpolair Polres Mimika, kini cita-cita Alosius Topatapura seorang anak Nelayan asal Kampung Atuka Kabupaten Mimika untuk menjadi Polisi, akhirnya terwujud.

Seperti dilansir Mabes Polri melalui https://humas.polri.go.id, dengan bermodalkan kemampuan yang ada dalam dirinya serta motivasi yang di dapatkan, Alosius kemudian mengikuti tes Bintara Noken.

Dan setelah melalui proses yang panjang, Aloisius dinyatakan lulus menjadi siswa di SPN Polda Sumsel.

Luar biasanya!! tak ada uang sepeser pun yang dikeluarkan orang tuanya guna membantu kelulusannya. Hanya doa yang mengiringi perjuangannya.

Keberhasilan Alo menjadi bagian dari keluarga Polri tersebut membuat kedua orang tuanya sangat bahagia. Mereka tak henti memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melihat jerih payah mereka dan mengabulkan doa mereka.

Saat mengunjungi orang tuanya di Timika usai dilantik sebagai anggota Polri, Alosius mengucapkan banyak terimakasih kepada Tuhan yang mengabulkan doanya dan doa kedua orang tuanya.

‘’Tuhan baik mendengar doa saya, doa orang tua saya sampai saya bisa jadi seorang Polisi, untuk Mama untuk Papa juga saya mau bilang terimakasih banyak selalu mendoakan saya. Tidak ada uang seribu pun yang Mama dan Papa keluarkan untuk saya ikut tes Polisi hanya doa yang mama kasih buat saya,’’ ujarnya.

Alosius juga menyampaikan terima kasih kepada personel Sapolair Polres Mimika yang terus memberikan dorongan dan semangat untuk mewujudkan cita-citanya.

‘’Saya juga mau bilang terimakasih buat kaka–kaka di Polair Polres Mimika yang telah memberikan saya semangat dan motivasi untuk dapat mengikuti tes Polisi, paling terakhir saya sangat berharap untuk dapat bergabung dan berdinas bersama kaka-kaka kebanggaan saya di Polair Polres Mimika,’’ harapnya.(mas)

A valid URL was not provided.