Tidak Terima Ditegur, Firmansyah Tewas Dikeroyok, Polres Mimika Imbau Para Pelaku Segera Menyerahkan Diri

by -
Ilustrasi korban tewas
Ilustrasi korban tewas

Timika, fajarpapua.com – Kasus pengeroyokan yang terjadi di jalur 5 jalan Pendidikan, Mimika, Papua pada Rabu (22/12) silam yang menewaskan Firmansyah pada Minggu (26/12) di RSUD Mimika, terus didalami kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Mimika, Iptu Bertu Haridyka Eka Anwar, ketika dikonfirmasi fajarpapua.com, Selasa (4/1/2022) menjelaskan identitas para pelaku sudah dikantongi. Pada peristiwa itu, Firmansyah alias Firman meninggal dunia dan Rendi alias Aco mengalami luka serius.

“Kita sudah periksa saksi-saksi. Dari hasil pemeriksaan itu kami sudah kantongi nama-nama pelaku,” ungkapnya.

Ia mengatakan polisi sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Selanjutnya berkoordinasi dengan kepolisian di daerah yang menjadi potensi tempat pelarian para terduga pelaku.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian di daerah Tual, Maluku, yang menjadi tempat pelarian pelaku,” paparnya.

Untuk seputaran wilayah Timika, pihaknya sudah mendeteksi titik-titik yang diduga tempat pelarian para pelaku.

Kepada para terduga pelaku, Bertu mengimbau segera menyerahkan diri, lantaran dalam kasus ini telah menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

“Kepada keluarga korban agar tetap sabar. Kepolisian akan melakukan tindakan-tindakan hukum, kami akan berupaya menangkap para pelaku,” imbuhnya.

Kasus itu terjadi pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIT. Korban bersama rekan-rekannya sedang mengkonsumsi miras.

Karena mendengar ada keributan orang menggedor pintu tepat di sebelah tempat mereka berkumpul, korban menegur.

Namun pelaku tidak terima bersama rekannya mengejar korban dan melakukan pengeroyokan.

Korban Firmansyah meninggal dunia akibat mengalami sejumlah luka bekas pukulan menggunakan tangan kosong maupun benda tumpul, terutama pada bagian kepala.

Sementara Rendi alias Aco mengalami luka-luka dan sedang dirawat di rumah sakit.(axl)

A valid URL was not provided.