Rp 700 Miliar APBD Mimika TA 2022 “Dikuras” untuk Dinas Pendidikan, Kepala BPKAD Ngaku Sesuai Ketentuan Undang-undang

by -
Malissa
Marthen Malissa

Timika, fajarpapua.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika menjadi salahsatu organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelolah dana APBD Tahun 2022 yang cukup besar.

Pada tahun ini, Dinas Pendidikan tercatat mengelolah dana lebih dari Rp 700 miliar dari Rp 4,48 triliun APBD Mimika.

Besarnya dana yang dikelola Dinas Pendidikan ini karena bersama Dinas Kesehatan, penganggaran keduanya masuk dalam kategori mandatory spending atau pengeluaran negara yang sudah diatur oleh undang-undang.

Dalam ketentuannya, sesuai amanat UUD 1945 pasal 31 ayat (4) dan UU Nomor: 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 49 ayat (1) anggaran pendidikan dialokasikan sebesar 20 persen.

Menurut Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika, Marthen Malissa, alokasi anggaran dan APBD Tahun 2022 telah dilakukan penyesuaian dengan ketetapan undang-undang.

“Alokasi anggaran Tahun 2022, Dinas Pendidikan memang mengelola anggaran kurang lebih 700 miliar rupiah. Itu sudah sesuai dengan presentase yang ditetapkan oleh undang-undang,” ujar Marthen, Senin (10/1).

Dikatakan, dalam ketentuan mandatory spending ditegaskan untuk bidang pendidikan anggaran yang dialokasikan sebesar 20 persen, kesehatan sebesar 10 persen dan untuk insfrastruktur 25 persen.

“Ketentuan alokasi anggaran untuk pendidikan dan kesehatan harus memenuhi syarat undang-undang, karena ketika tidak memenuhi syarat undang-undang, maka dana alokasi umum atau DAU akan ditunda dulu,” jelasnya.

Sementara terkait penggunaan dana di sektor pendidikan, Marthen mengungkapkan dari dana sebesar itu akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur, seperti gedung sekolah dan sarana prasarananya.

Dengan alokasi anggaran yang besar diharapkan dunia pendidikan disemua tingkatan yang ada di Kabupaten Mimika bisa tersentuh sehingga lebih layak lagi.

“Itu semua untuk pembangunan infrastruktur, sarana sekolah, gedung-gedung sekolah. Pokoknya semua yang mendukung penyelenggaraan di bidang pendidikan,” ungkapnya. (feb)

A valid URL was not provided.