Pemkot Jayapura Terima Bantuan dari BPBD Papua dan BNPB

by -
Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Alam Kota Jayapura Rustan Saru saat menerima bantuan dari BPBD Papua dan BNPB yang diserahkan Kepala BPBD Papua Welliam Manderi, Senin (10/1)
Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Alam Kota Jayapura Rustan Saru saat menerima bantuan dari BPBD Papua dan BNPB yang diserahkan Kepala BPBD Papua Welliam Manderi, Senin (10/1)

Jayapura, fajarpapua.com – Pemkot Jayapura, Senin (10/1) menerima bantuan dari Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Papua dan BNPB yang diserahkan Kepala BPBD Welliam Manderi. 

Bantuan  diterima Ketua Tanggap Darurat Bencana Alam Kota Jayapura Rustan Saru di posko induk di GOR Waringin Abepura

Kepala BPBD Papua Welliam Manderi seusai penyerahan bantuan mengaku, bantuan yang diserahkan diharapkan dapat meringankan beban warga korban bencana alam baik itu longsor maupun banjir. 

Bantuan yang diserahkan diantara bahan makanan seperti mie instan, minyak goreng,  gula pasir, paket sekolah dan lainnya. 

“Ada 16 item atau jenis barang yang diserahkan dengan jumlah bervariasi,”kata Manderi seraya menambahkan akan kembali menyalurkan bantuan bila ada permintaan dari Pemkot Jayapura. 

Diakui Manderi, BPBD Papua juga membuka dapur umum untuk memasak sebanyak 600 nasi bungkus setiap harinya yang dibagikan kepada warga korban bencana alam.

Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Alam Kota Jayapura Rustan Saru secara terpisah mengaku warga saat ini membutuhkan pakaian layak pakai akibat milik mereka terendam banjir. 

“Memang benar banyak warga yang menjadi korban banjir membutuhkan pakaian layak pakai karena barang-barang milik mereka terendam genangan banjir hingga tidak bisa dicuci kembali;”ujarnya 

BACA JUGA:  Pentingnya Mitigasi Hadapi Potensi Banjir dan Longsor di Jayapura

Kebutuhan lain yang sangat dibutuhkan juga korban banjir, menurut Rustan,  bantuan kasur serta balita memerlukan  pampers serta susu.

Diakui, hingga kini pihaknya belum bisa memastikan berapa besar kerugian akibat bencana alam yang terjadi karena masih didata dan dihitung. 

 “Nanti kalau sudah ada kami beritahukan, “ungkap Rustan Saru seraya mengaku dari tiga lokasi terparah yang terkena banjir hanya lokasi organda yang airnya belum surut. 

Masih ada genangan air setinggi sekitar 30-40 cm akibat saluran pembuangannya yang sempit dan wilayah itu juga berada di bagian bawah. 

 “Sedangkan Youtefa dan SMAN 4 Entrop sudah tidak tergenang banjir dan saat ini pembersihan sudah dilakukan,”jelas Rustan Saru. 

Banjir yang terjadi di empat distrik dari lima distrik di wilayah Kota Jayapura itu menyebabkan  7.005 orang terdampak, sedangkan tanah longsor menyebabkan 12 warga Distrik Jayapura Utara tertimbun longsor, tujuh orang diantaranya meninggal.

Pemkot Jayapura saat ini membuka posko di tiga lokasi yakni pasar Youtefa, perumahan organda dan SMA 4 Entrop.(ant)

A valid URL was not provided.