Cara Melakukan Low Fat Diet Yang Ampuh Turunkan Berat Badan

by -
Low Fat Diet
Low Fat Diet

Timika, fajarpapua.com – Pernahkah kamu mendengar istilah low fat diet? Nah, sesuai dengan namanya, diet ini menekankan pola diet dengan membatasi asupan lemak kedalam tubuh. Metode diet ini sangat cocok untuk dilakukan oleh orang-orang yang sedang proses pemulihan operasi organ dalam seperti kandung empedu, ataupun yang memiliki penyakit kandung empedu, atau pankreas.

Berdasarkan Healthline, manfaat lain dari metode diet ini adalah untuk mencegah sakit maag, mengurangi berat badan, dan juga menurunkan kolesterol. Namun, proses penurunan berat badan tidak sekadar mengurangi konsumsi terhadap makanan berlemak, tetapi juga harus memperhitungkan jumlah asupan kalori.

Oleh karena itu, untuk menjalankan metode diet ini, kamu kamu harus membakar lebih banyak kalori daripada yang dikonsumsi dengan cara memperbanyak frekuensi olahraga.

Berdasarkan WebMD, para ahli menyarankan agar orang dewasa mendapatkan 20 sampai 35 persen kalori harian mereka berasal dari lemak yakni sekitar 44 sampai 77 gram lemak apabilah kalori harian yang dikonsumsi sebesar 2.000 kalori.

Bagi kamu yang kesulitan untuk menghitung jumlah asupan kalori yang terkandung dalam makanan, kamu bisa membaca label nutrisi pada kemasan makanan. Label nutrisi tersebut akan menunjukkan jumlah gram lemak per porsi dan kalori per porsi. Dengan membaca labael tersebut, kamu bisa akan mendapatkan semua nutrisi yang butuhkan.

Selain itu, dalam menerapkan metode diet ini, kamu bisa mengganti konsumsi sebagian besar makanan nabati, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian, Kemudian, kamu juga perlu memperhatikan berbagai jenis protein yang ingin kamu beli.

Sumber protein rendah lemak lainnya juga bisa digantikan dengan kacang kering dan kacang polong, tahu, yogurt rendah lemak, keju rendah lemak, dan tuna yang dikemas dalam air.

Untuk mengoptimalkan program diet anada, upayakan memilih makanan yang kaya asam lemak omega-3 seperti yang terkandung dalam ikan salmon, biji rami, dan kenari.

Omega-3 diketahui sangat baik untuk kesehatan jantung. Menurut The American Heart Association, sebaiknya ikan dengan kandungan omega 3 seperti salmon dikonsumsi paling tidak dua kali seminggu.

A valid URL was not provided.