BERITA UTAMAMIMIKA

Bona Simanullang, Korban Kebiadaban KKB Papua di Beoga Ternyata Buruh Moker Freeport, Sempat Jadi Tukang Ojek di SP 2

cropped cnthijau.png
17
×

Bona Simanullang, Korban Kebiadaban KKB Papua di Beoga Ternyata Buruh Moker Freeport, Sempat Jadi Tukang Ojek di SP 2

Share this article
Nona Simanullang saat menuntut hak-hak Moker.
Bona Simanullang saat menuntut hak-hak Moker.

Timika, fajarpapua.com- Fakta mengejutkan, Bona Simanullang salahsatu korban kebiadaban KKB Papua di Beoga Kabupaten Puncak ternyata merupakan salah satu karyawan mogok kerja (Moker) PT Freeport Indonesia.

Hal ini terungkap dalam unggahan akun Facebook milik salahsatu rekannya yang bernama Steven Yawan pada Selasa (8/3) pagi.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Diawal unggahannya, Steven membantah klaim dari Teroris KKB Papua bahwa pekerja PT Palapa Timur Telematika adalah tentara.

Akun ini menegaskan, bahwa Bona Simanullang adalah warga sipil dan bagian dari pekerja atau Buruh Moker PT Freeport Indonesia.

“Rekan saya, Bona Simanullang, adalah warga sipil biasa dan dia salah satu korban perzinaan Pemerintah dan Oligarki yang melahirkan pelanggaran hak-hak kemanusiaan atas Buruh Moker Freeport,” tulisnya.

Bahkan akun ini dengan tegas meyakinkan dirinya mengetahui Bona Simanullang tidak memiliki kepentingan politik apapun saat bekerja di pedalaman Papua.

“Kami saling mengetahui dan saya ketahui persis rekan saya ini tidak punya kepentingan politik apapun saat dia bekerja di Beoga, Kabupaten Puncak,” lanjutnya.

Akun Steven Yawan menulis, apa yang dilakukan oleh Bona Simanullang bekerja di pedalaman Papua hanya untuk memenuhi tuntutan ekonomi keluarganya.

“Kepentingannya cuma untuk kebutuhan ekonomi keluarga dan untuk mendukung perjuangan menuntut hak-hak kami yang dirampas oleh Pemerintah dan PT Freeport Indonesia,” urainya.

Dibagian akhir unggahannya Steven Yawan berharap anggota Teroris KKB Papua dan para pelaku pembantaian mendapat pembalasan yang setimpal.

“Beristirahat dengan tenang, Saudaraku Bons Manullang. Suatu saat Aibon Kogeya dan bawahannya akan mendapat balasan yang setimpal atas perbuatan mereka,” tuturnya.

Sementara pengguna akun Yosia Watimury dalam unggahannya mengaku kehilangan sosok Bona Simanullang yang diakuinya sebagai teman satu pangkalan ojek dengannya.

“Tmn pangkalan ojek di sp 2 , selamat jln kwn , TUHAN YESUS menyambutmu di surga,” tulisnya.

Rasa kehilangan juga disampaikan oleh para tetangga keluarga Bona Simanullang, hal ini seperti diungkapkan oleh akun Facebook Iin Rakhmawati.

“Turut berdukacita, sedih sekali tetangga kami yg baik sdh mendahului kita‚Ķselamat jalan bapak Lola,” ujarnya sambil menyertakan emoji menangis. (mas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *