BERITA UTAMAMIMIKA

Purnawirawan TNI Ditemukan Meninggal Dunia di Mess PT Mitra Siaga Timika

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
29
×

Purnawirawan TNI Ditemukan Meninggal Dunia di Mess PT Mitra Siaga Timika

Share this article
b4da4e9b e39d 4a11 a3eb aaafc5fed102
Jasad Budi Sumatri saat ditemukan di kamar mess PT. Mitra Siaga tempatnya bekerja. Foto: Reyno

Timika, fajarpapua.com – Seorang Purnawirawan TNI bernama Budi Sumatri (62) asal Tasikmalaya, Jawa Barat yang bekerja sebagai security ditemukan meninggal dunia di mess tempat kerjanya PT Mitra Siaga, Jalan Ahmad Yani arah Bandara lama Timika, Selasa (29/11).

Kasat Reskrim Polres Mimika Iptu Sugarda Adity Buwana Trenggoro saat dikonfirmasi mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh teman kerjanya bernama Ali Husain.

Ads

Saksi berniat membangunkan korban dengan mengetuk pintu kamar, namun setelah berulangkali diketuk korban tidak juga bangun.

Karena curiga, saksi Ali menyampaikan hal itu kepada teman-teman di mess dan mereka berusaha mengetuk pintu kamar namun juga tidak mendapat respon.

Kemudian saksi bersama dengan teman-temannya mendobrak pintu kamar dan mendapati korban sudah tertidur dengan posisi terlentang.

Saat berusaha dibangunkan, tubuh korban dalam keadaan dingin dan sudah kaku.

Menurut keterangan saksi, sebelum ditemukan meninggal, korban sekira pukul 18.00 WIT diketahui masih melaksanakan Sholat Magrib.

Bahkan korban diketahui juga masih melakukan aktifitas masak ikan di mess dan Sholat Isha berjamaah sebelum kemudian masuk ke kamar untuk beristirahat.

Sekira pukul 01.00 WIT, saksi yang terbangun melihat lampu kamar milik korban sudah padam dan saat subuh saksi berniat membangunkan korban untuk sholat subuh namun ternyata korban ditemukan sudah meninggal dunia.

“Selanjutnya saksi melaporkan ke Sentral Pelayanan Kepolisian Polres Mimika. Kami telah merespon dan melakukan olah TKP sesuai dengan laporan yang dilaporkan oleh PT Mitra Siaga,” kata Kasat Reskrim.

Sementara Humas RSUD Mimika Lucky Mahakena saat di hubungi fajarpapua.com mengatakan, jenazah sempat di bawa ke RSUD Mimika oleh pihak kepolisian untuk dilakukan visum.

Tetapi istri korban menolak dan menerima jika suaminya meninggal dengan wajar.

“Istrinya menghubungi polisi dari kampung agar tidak perlu di visum akhirnya kita tidak lakukan visum dan dibuatkan berita acara penolakan visum,”kata Lucky.

Lucky menambahkan jenazah diberangkatkan ke kampung halamannya di Serang Banten.

“Jenazah sudah diberangkatkan ke Serang Banten dengan pesawat pukul 09.00 WIT,” ujarnya. (ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *