BERITA UTAMAMIMIKA

We Are One Festival, Puncak Perayaan HUT RI ke 78 PTFI di Kuala Kencana Berjalan Meriah Dalam Nuansa Kebersamaan

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
12
×

We Are One Festival, Puncak Perayaan HUT RI ke 78 PTFI di Kuala Kencana Berjalan Meriah Dalam Nuansa Kebersamaan

Share this article
IMG 20230819 WA0066
Tampak parade mobil hias dalam kegaiatan puncak perayaan HUT RI ke 78 di Kuala Kencana, Sabtu (19/8).

Ads

Timika, fajarpapua.com – We Are One festival yang merupakan pagelaran berbagai kegiatan pada puncak perayaan HUT RI ke 78 yang digelar PT Freeport Indonesia di Alun-alun Kuala Kencana, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (19/8) berlangsung meriah dalam nuansa kebersamaan.

Adapun kegiatan We Are One festival diantaranya pemugaran patung Kamoro yang dilakukan dengan ritual adat, parade mobil hias dan karnaval pakaian adat, festival masakan nusantara, perlombaan pagelaran budaya dan lomba-lomba lainnya, fun fair games dan ditutup dengan konser music serta kembang api.

Direktur EVP Social Responbility & Community Development PTFI Claus Wamafma saat ditemui disela-sela kegiatan mengatakan, perayaan tersebut begitu inklusif karena melibatkan semua warga masyarakat Kabupaten Mimika.

“Pesan bagi kita semua bagaimana perayaan-perayaan seperti ini menjadi milik bersama. Terima kasih buat partisipasi masyarakat baik warga Kuala Kencana dan juga Timika,” katanya.

Ia mengungkapkan acara yang dilaksanakan sangat meriah terutama pada acara pesta budaya. Hal tersebut menurutnya pada kegiatan ini PTFI mendemonstrasikan bagaimana inklusifitas dan pluralisme menjadi nilai dari PTFI.

“Kesan pertama ini luar biasa amazing, kita lihat semua budaya mulai dari Aceh sampai Papua seluruhnya ada di pesta budaya. Ini dapat dilihat bagaimana PTFI respek dari segi budaya dari manapun kita berasal,” ungkapnya.

Claus mengemukakan, dari semua kegiatan tersebut diharapkan kedepan tetap terus menjaga persatuan dan kekompakan diantara komunitas PTFI dan juga warga bangsa.

“Kita berharap perayaan-perayaan HUT RI maupun perayaan-perayaan lainnya yang ada di PTFI lebih inklusif, masyarakat dan komunitas lebih terlibat sehingga menjadi milik bersama,” ujarnya.(ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *