BERITA UTAMAPAPUA

SuperSUN PLN Terangi Panti Asuhan Shalom Setelah Rasakan Gelap 19 Tahun

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
23
×

SuperSUN PLN Terangi Panti Asuhan Shalom Setelah Rasakan Gelap 19 Tahun

Share this article
66fe6ae8 9d30 4e5c 9d89 ea7857493c39
Karyawan PT PLN (Persero) saat mengunjungi Panti Asuhan Shalom

Keerom, fajarpapua.com- PT PLN (Persero) terus berkomitmen untuk melistriki seluruh masyarakat hingga pelosok negeri. Melalui inovasi energy storage bernama Surya Power Solusi Untuk Negeri (SuperSUN), kini Panti Asuhan Shalom, Distrik Arso, Kabupaten Keerom dapat menikmati listrik 24 jam penuh.

Setelah harus merasakan gelap selama 19 tahun, panti asuhan yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat asli pedalaman Papua ini dapat lebih maksimal untuk melakukan pembinaan kepada kurang lebih 50 anak yang terdiri dari 35 orang usia 0-8 tahun, 15 orang usia 14-17 tahun serta 2 ibu hamil. Berbagai aktivitas dapat dilakukan pada malam hari dengan kondisi yang lebih nyaman.

Ads

Ketua Panti Asuhan Shalom, Yosua Murid Yesus menyampaikan rasa syukur yang begitu besar berkat adanya bantuan SuperSUN yang diberikan PLN. Seluruh anak-anak beserta pengasuh yang berada di Panti Asuhan Shalom merasa sukacita atas bukti nyata sebuah terang yang sebelumnya tidak pernah dirasakan sejak rumah panti asuhan berdiri pada tahun 2004.

“Panti Asuhan Shalom memiliki dua rumah yang berjarak kurang lebih satu kilometer. Untuk rumah pertama, lokasinya memang lebih mudah dijangkau jaringan PLN sehingga listrik sudah bisa masuk sejak tahun 2016. Untuk rumah kedua lokasinya jauh lebih ke dalam. Penerangan malam hari kami gunakan solar cell yang umurnya sudah lama sehingga hanya mampu menyalakan dua buah lampu dari jam 6 sore hingga 10 malam. Jadi agar tetap bisa belajar malam hari, anak-anak yang remaja harus berjalan ke rumah pertama setiap harinya karena kalau dipaksakan tidak bisa,” papar Yosua, Selasa (29/8/2023).

Dia menambahkan bahwa kini aktivitas rumah tangga juga bisa mudah dilakukan di dua rumah. Anak-anak bisa belajar dengan nyaman karena kondisinya yang lebih nyaman. Tentunya penerangan lebih maksimal dan juga mampu menggunakan berbagai alat elektronik seperti kipas angin, radio dan proyektor untuk kegiatan belajar. “Terima kasih PLN terang bukan lagi menjadi sebuah mimpi bagi kami,” ungkapnya.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Budiono, menjelaskan bahwa ini merupakan wujud komitmen PLN dalam menghadirkan listrik berkeadilan bagi seluruh masyarakat yang ada di Papua. Dengan hadirnya listrik tentunya semua bisa dilakukan. Selain Panti Asuhan Shalom, PLN juga akan menghadirkan SuperSUN di lima daerah lainnya seperti di Puskesmas Pembantu (Pustu) Pulau Wakde, Kabupaten Sarmi, Rumah Kepala Desa Pulau Wakde, Kabupaten Sarmi, Pos Tentara Desa Wembi, Kabupaten Keerom, salah satu rumah di Desa Koya Koso, Kabupaten Keerom dan salah satu rumah di Desa Mosso, Kota Jayapura yang lokasinya terisolir dari jaringan PLN.

“Saat ini listrik juga menjadi salah satu faktor dalam meningkatkan kesejahteraan, sumber daya dan pendidikan. Kami berharap hadirnya kami di tengah anak-anak Panti Asuhan Shalom ini bisa ikut mewujudkan mimpi mereka untuk menjadi sukses memajukan tanah Papua,” ujar Budiono.

Surya Power Solusi Untuk Negeri (SuperSUN) ini merupakan pembangkit individual tenaga surya yang terpasang kWh meter prabayar dengan daya 900 VA. Terdiri dari dua komponen utama yakni PV Panel berkapasitas 700 Wp dan baterai berkapasitas 2 kWh, SuperSUN merupakan salah satu solusi ramah lingkungan untuk melistriki masyarakat di daerah terisolir. Diinisiasi oleh para pegawai PLN di Sorong, terobosan tersebut mendapatkan penghargaan tertinggi di sektor ESDM berupa Dharma Karya ESDM karena dinilai telah memberikan manfaat besar pada sektor kelistrikan.(hsb).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *