BERITA UTAMAMIMIKAYPMAK

Habiskan Anggaran Rp 600 Juta, Freeport dan YPMAK Resmikan Pasar Mama Kamoro di Pomako

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
1522
×

Habiskan Anggaran Rp 600 Juta, Freeport dan YPMAK Resmikan Pasar Mama Kamoro di Pomako

Share this article
IMG 20240408 WA0041
Direktur PTFI, Claus Wamafma didampingi Wakil Direktur Program dan Monev YPMAK, Nur Ifa Karupukaro saat menggunting pita peresmian.

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Timika, fajarpapua.com – PT Freeport Indonesia (PTFI) dan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK), Senin (8/4) meresmikan Pasar Mama Kamoro atau disebut Indi di Pomako, Distrik Mimika Timur.

Pasar Mama Kamoro sengaja dibangun didekat Pelabuhan Laut Pomako untuk memudahkan masyarakat khusunya Suku Kamoro menjual hasil tangkapannya.

Wakil Direktur Program dan Monev YPMAK, Nur Ihfa Karupukaro dalam kesempatan itu menyampaikan Pasar Mama Kamoro dibangun sejak Tahun 2021 dan 2022 menghabiskan anggaran sebesar Rp 600 juta menggunakan anggaran Program Kampung.

“Kita prihatin karena setiap berjualan diluar Mama-mama Kamoro terkena hujan dan panas matahari, kita berharap dengan adanya pasar ini dapat dimanfaatkan dengan baik,” jelasnya saat ditemui fajarpapua.com, Senin (8/4)

Dirinya mengatakan, Pasar Mama Kamoro yang pertama ini nantinya akan dibuat untuk menjual hasil olahan hasil laut maupun sagu.

“Jadi mereka akan membuat satu program kreativitas yang akan dikembangkan sehingga meningkatkan nilai jual,” ujarnya.

Nur Ihfa mengatakan, kedepannya YPMAK akan terus merencanakan pengembangan pembangunan Pasar Mama-mama Papua dengan model lebih kecil.

“Nanti kita tambahkan gedung yang diperuntukkan untuk menjual ikan, jadi kita akan buatkan tempat buat mereka berjualan,” jelasnya.

Ditanya terkait pengolahan Pasar Mama Kamoro yang diresmikan, ia dikatakan pengelolaanya langsung ditangani oleh Pokja Pomako.

“Ini akan dikelola oleh lima orang yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan tokoh agama,” katanya.

Dirinya berharap pasar yang dibangun menggunakan dana yang cukup besar ini dapat dikelolah dan dijaga dengan e baik untuk meningkatkan ekonomi warga.

“Kita akan bantu juga dengan frezer bagi mama-mama yang berjualan hasil laut, tapi yang utama kita berharap bangunan yang sudah dibangun dapat dijaga dengan baik untuk membantu meningkatkan ekonomi,” tutupnya. (moa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *