BERITA UTAMAPAPUA

Viral! Beredar Video OPM Serang Markas Kodim Deiyai saat Prosesi Penjemputan Jenasah Danramil Aradide

cropped 895e2990 d422 4061 9705 e533253f1607.jpg
785
×

Viral! Beredar Video OPM Serang Markas Kodim Deiyai saat Prosesi Penjemputan Jenasah Danramil Aradide

Share this article
IMG 20240413 WA0006
Screenshot Capture detik-detik penyerangan Markas Kodim 1703/Deiyai saat prosesi penjemputan jenazah Danramil Aradide.

Timika, fajarpapua.com- Dua hari terakhir, dunia maya dihebohkan dengan beredarnya video detik-detik diduga aksi penyerangan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Markas Kodim 1703/Deiyai.

Dari informasi yang diterima fajarpapua.con, penyerangan itu terjadi Kamis (11/4) malam saat jenazah Danramil 1703 – 04 Aradide, Letda Inf. Oktovianus Sogalrey tiba di Markas Kodim 1703/Deiyai

Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya
Klik Gambar Untuk Informasi Selanjutnya

Penembakan tersebut diduga dilakukan oleh anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang membuntuti rombongan petugas yang sebelumnya melakukan evakuasi jenazah korban.

Dari video yang beredar terlihat, penyerangan terjadi diduga saat prosesi penyerahan jenazah Letda Inf. Oktovianus Sogalrey di Markas Kodim 1703/Deiyai.

Dalam video terlihat saat sejumlah prajurit memikul peti jenazah yang ditutupi Bendera Merah Putih tiba-tiba terdengar suara tembakan dari luar Markas Kodim 1703/Deiyai.

Hal ini kemudian direspon oleh personil keamanan yang bertugas yang langsung berhamburan keluar serta melakukan tembakan balasan.

Belum diterima informasi apakah dalam peristiwa itu timbul korban baik dari personil TNI maupun dari kelompok OPM.

Seperti diberitakan dbelumnya Danramil 1703 – 04 Aradide, Letda Inf. Oktovianus Sogalrey gugur usai ditembak dan dibacok oleh anggota TPN-OPM Kodap XIII Kegepa Nipo Paniai pimpinan Matias Gobay, pada Rabu (10/4).

Saat itu Letda Inf. Oktovianus Sogalrey yang sedang melintas dengan sepeda motor di Kampung Pasir Putih Distrik Aradide, Paniai ditembak dan setelah itu dibacok.

Jenazah korban baru ditemukan oleh warga pada Kamis (11/4) yang kemudian dilaporkan ke pihak berwajib yang kemudian melakukan evakuasi. (mas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *