Timika, fajarpapua.co. – Mantan Kepala Distrik (Kadistrik) Mimika Timur, Oktovianus Kum, mempertanyakan kebijakan rolling jabatan yang dilakukan pada 6 Januari 2025 lalu. Ia merasa pergantian dirinya tidak transparan dan tidak disertai alasan yang jelas.
"Saya tidak sakit. Saya punya teman-teman dibawah saya golongan 2B malah tetap bertahan, tapi hanya saya yang pangkat 2C diganti," ujar Oktovianus kepada fajarpapua.com, Selasa (11/2).
Ia mengungkapkan dirinya tidak menerima undangan resmi terkait pergantian jabatan tersebut. "Tanggal 7 Januari 2025, saat saya turun, saya melihat Pak Bakri sudah mengenakan burung Garuda. Saya kaget, kapan dirolling? Anak-anak juga heran," katanya.
Menurutnya, proses ini dilakukan tanpa mempertimbangkan hak-hak putra daerah. "Pak Pj Bupati hanya main tunjuk. Sekarang saya hanya tinggal di rumah, tanpa kejelasan penempatan," tambahnya.
Oktovianus juga menyoroti dugaan bahwa dirinya diganti karena dianggap sebagai pendukung pasangan Johannes Rettob - Emanuel Kemong dalam kontestasi politik daerah. "Kalau masalah ini saya bawa ke pengadilan, kepala BKDSDM bisa kena," tegasnya.
Selain itu, ia menuding Bakri Atori, penggantinya, terlibat dalam aksi pemalangan kantor distrik dari Desember 2023 hingga Maret 2024. "Waktu saya menjabat, dia tidak pernah masuk kantor. Tapi sekarang dia merombak struktur di distrik sesuka hati," katanya. Salah satunya mantan sekretaris Lurah Otomona diangkat sebagai salah satu kepala seksi di Distrik Miktim tanpa surat mutasi dari BKDSDM. Selain itu yang bersangkutan menjabat sekretaris distrik (Sekdis) meskipun masih golongan 2. "Itu yang bikin pegawai golongan 3 C dan D tidak masuk masuk kantor, karena mereka tidak mau dipimpin anak baru kemarin di ASN," tegasnya.
Oktovianus berharap ada kejelasan dari pemerintah terkait rolling jabatan ini. Ia juga mengancam akan melakukan aksi jika tidak ada respons atas keluhannya. "Saya anak negeri, saya minta kejelasan sebelum saya ambil tindakan. Kalau tidak direspon saya akan palang kantor," pungkasnya.
Ia menyatakan, saat ini pemerintahan di distrik Miktim. Mulai dari kepala seksi hingga tukang sapu diambilalih pendukung salah satu kandidat.(red)








