Lewati ke konten utama

Jalani TC di Yogyakarta, Tim Rugby 7s Indonesia Siap Bertanding di SEA SVNS Singapore 2025

Redaksi FPPenulis
15.21 WIT2 menit baca10 dibaca
IMG 20250317 WA0005
IMG 20250317 WA0005Foto / MIMIKA
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Tim Nasional Rugby 7s Indonesia yang akan bertanding pada SEA SVNS Singapore 2025 telah memulai program pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta.

Kontingen Rugby 7s Indonesia dipimpin oleh Manager Odizeus Beanal dan Pelatih George Deda membawa sebagian besar atlet dari Tanah Papua.

Nantinya tim juga akan diperkuat oleh beberapa atlet dari luar Papua, seperti tiga atlet dari Yogyakarta dan satu atlet dari DKI Jakarta.

"Bangga bisa berada di antara para atlet-atlet yang luar biasa ini, mendukung mereka untuk membanggakan Indonesia di kawasan ini," kata Pelatih George Deda, Minggu (16/3).

Untuk diketahui SEA SVNS Singapore 2025 adalah kejuaraan rugby tingkat tertinggi di kawasan Asia Tenggara yang akan mempertemukan negara-negara anggota ASEAN.

Kontingen Rugby 7s Indonesia berharap dapat membuahkan hasil baik dan memperbaiki peringkat Indonesia melalui kerja keras dan dedikasi.

Sementara Manager Tim Nasional Rugby Indonesia Odizeus Beanal mengatakan, kepercayaan besar diberikan kepada anak-anak Papua untuk pertama kalinya dalam sejarah rugby di Indonesia untuk memimpin Tim Nasional Rugby Indonesia dalam kejuaraan resmi internasional.

Ini lanjutnya merupakan kebanggaan besar bagi masyarakat Papua, mengingat cikal bakal olahraga rugby di Indonesia, khususnya di Papua, dimulai dari Kabupaten Mimika pada tahun 1996 melalui program pengembangan masyarakat PT. Freeport Indonesia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT. Freeport, serta para stakeholders di Timika yang telah mendukung persiapan ini sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar,”ungkapnya. (mas)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.