Lewati ke konten utama

Freeport dan SAR Timika Gelar Latihan Gabungan Operasi Penyelamatan Kapal Terbakar di Perairan Ajkwa

RedaksiPenulis
14.58 WIT2 menit baca20 dibaca
b8b0f87d 5131 4e83 850d cca236f87459
b8b0f87d 5131 4e83 850d cca236f87459Foto / MIMIKA
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com — Asap hitam pekat membubung tinggi di atas perairan Ajkwa, Timika, Selasa pagi (27/5).

Sebuah kapal dilaporkan terbakar hebat di tengah laut. Suara teriakan minta tolong terdengar samar dari kejauhan.

Beberapa penumpang terlihat melompat ke air untuk menyelamatkan diri.

Namun, ini bukan kejadian sesungguhnya—melainkan skenario simulasi dalam rangka Latihan Bersama Penanganan Kecelakaan Pelayaran yang digelar oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika bersama PT. Freeport Indonesia serta sejumlah stakeholder terkait.

Simulasi dimulai dengan laporan kebakaran kapal yang dikirim ke pusat komando SAR.

Tim SAR segera mengerahkan armada penyelamat, sementara PT. Freeport Indonesia mengaktifkan unit tanggap darurat laut mereka.

Dalam skenario tersebut, enam orang menjadi korban kecelakaan. Tiga orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke daratan, dua lainnya dievakuasi oleh perahu nelayan yang kebetulan melintas, sementara satu korban dilaporkan hilang dan diduga tenggelam.

Tim gabungan bergerak cepat. Perahu karet bermesin dan tim penyelam dikerahkan untuk mencari korban yang hilang, sementara petugas medis darurat menyiapkan posko pertolongan pertama di pinggir pantai.

Komunikasi antarunit berjalan intensif, memperlihatkan koordinasi yang baik di antara para petugas.

Dalam proses pencarian, tim penyelam akhirnya berhasil menemukan korban dan membawanya ke permukaan untuk tindakan evakuasi lebih lanjut.

Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna yang membuka jalannya latihan menyampaikan simulasi ini dirancang sedekat mungkin dengan kondisi riil untuk menguji kesiapan dan respons semua pihak yang terlibat dalam penanganan kecelakaan laut.

"Melalui latihan ini, kita tidak hanya menguji kemampuan teknis, tetapi juga koordinasi lintas instansi yang sangat krusial dalam operasi penyelamatan sesungguhnya," ujarnya.

Latihan bersama ini diakhiri dengan evaluasi dan diskusi teknis guna meninjau kembali kelebihan serta hal-hal yang perlu ditingkatkan dalam penanganan darurat di masa mendatang. (mas)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.