Lewati ke konten utama

Pastikan Keamanan Pangan, Karantina Papua Tengah Periksa 25 Ton Daging Beku dan 3.000 Ekor DOC

Redaksi FPPenulis
14.53 WIT2 menit baca7 dibaca
IMG-20250806-WA0014
IMG-20250806-WA0014Foto / BERITA UTAMA
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Karantina Papua Tengah melalui Pos Pelayanan (Pospel) Pelabuhan Amamapare melakukan pemeriksaan terhadap 12 ton daging sapi beku asal Bekasi dan 13 ton daging ayam beku asal Cianjur yang diangkut menggunakan kapal kargo.

Pemeriksaan meliputi pengecekan fisik kondisi daging serta verifikasi dokumen untuk memastikan kelengkapan persyaratan karantina dari daerah asal.

Langkah ini dilakukan guna menjamin keamanan pangan dan mencegah masuknya penyakit hewan ke wilayah Papua Tengah.

Kepala Karantina Papua Tengah, Ferdi, menyatakan pengawasan ini menjadi bagian penting untuk melindungi masyarakat dari ancaman penyakit hewan.

“Kami berkomitmen menjaga wilayah Papua Tengah dari ancaman penyakit hewan dan memastikan produk yang beredar aman untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Selain itu, Karantina Papua Tengah juga melakukan pemeriksaan terhadap 3.000 ekor Day Old Chick (DOC) jenis layer yang tiba melalui Bandar Udara Mozes Kilangin Timika dari Jayapura.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, meliputi pengecekan fisik dan verifikasi dokumen. Hasilnya, seluruh DOC dalam kondisi sehat tanpa ditemukan kematian ataupun gejala penyakit.

Menurut Pejabat Karantina Hewan Hermanto, pemeriksaan DOC ini penting untuk mencegah masuknya penyakit strategis, khususnya Avian Influenza.

“Kami pastikan DOC yang masuk ke Timika sehat dan bebas penyakit menular,” jelasnya.

Dengan pengawasan ketat ini, Karantina Papua Tengah berharap keamanan pangan masyarakat terjamin serta pencegahan penyebaran penyakit hewan di wilayah Papua Tengah dapat berjalan optimal. (mas)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.