Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan untuk seorang lansia bernama Batseba yang hidup sebatang kara di kompleks Irigasi, serta seorang ibu rumah tangga yang berstatus janda dua anak yang juga tinggal di kawasan tersebut.
Batseba, perempuan lanjut usia itu, selama ini hanya mengandalkan kebaikan hati tetangga sekitar untuk bisa bertahan hidup. Rumahnya yang sederhana dan hanya terbuat dari seng berdiri di atas tanah yang jauh dari layak. Jika sakit, ia hanya bisa berharap ada warga yang datang menolong. Kondisi inilah yang kemudian menyentuh perhatian Bupati Mimika, Johannes Rettob.
Pada Rabu (27/8), usai mendapat laporan warga sehari sebelumnya, Bupati Rettob menginstruksikan Dinas Sosial untuk tangan menyalurkan bantuan.
Menindaklanjuti hal itu, berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Tenaga Kesejahteraan Sosial Distrik yang ditugaskan Kemensos untuk membantu korban bencana atau pengaduan masyarakat mendatangi kediaman Batseba dan janda dua anak sambil membawa bantuan masing-masing berupa dua karung beras, dua krat telur ayam, serta minyak goreng.
“Mereka adalah warga Mimika yang memang sangat membutuhkan bantuan. Kemarin saya dapat laporan dari warga, hari ini kami tindaklanjuti. Jangan sampai ada warga kita yang kesulitan makan,” ujarnya.
Bupati menambahkan, pihaknya terus melakukan pendataan warga kurang mampu untuk diusulkan mendapat Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial lainnya.
“Kami berharap dengan bantuan yang berkesinambungan bisa menekan angka kemiskinan sekaligus meringankan beban hidup masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.
Pemerintah Daerah juga membuka ruang bagi masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi membantu sesama melalui program tanggung jawab sosial.
Sikap responsif Bupati Rettob mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka menilai kehadiran pemerintah di tengah kesulitan warga kecil sangat berarti. “Kami sangat senang, karena pemerintah peduli dengan keadaan oma Batseba. Harapan kami, bantuan seperti ini terus berlanjut,” ungkap seorang tetangga.
Bantuan sosial ini menjadi bukti kepedulian Pemkab Mimika terhadap warganya, terutama yang hidup dalam keterbatasan. Pemerintah berkomitmen tidak akan membiarkan masyarakat kecil berjuang sendirian, melainkan memastikan ada uluran tangan yang bisa meringankan beban hidup mereka.(ana)
Ibu batseba bukan hidup sebatang kara,,anak nya masih hidup
Itu bukan staf dinas sosial, tpi TKSK, Kementerian Sosial