BERITA UTAMAMIMIKA

Proyek Jembatan Gantung Aroanop di Tembagapura Putus, Empat Pekerja Jadi Korban

29
×

Proyek Jembatan Gantung Aroanop di Tembagapura Putus, Empat Pekerja Jadi Korban

Share this article
Proyek Jembatan Gantung Aroanop di Tembagapura Putus

Timika, fajarpapua.com – Insiden memilukan terjadi pada proyek pembangunan jembatan gantung Aroanop, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Proyek yang masih dalam tahap pengerjaan itu putus pada bagian ikatan sling kawat baja, Senin (12/1), hingga menyebabkan badan jembatan jatuh dan menyeret para pekerja yang berada di atasnya.

Peristiwa tersebut dengan cepat viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Facebook @TanahAmungBumiKamoro.

Dalam video berdurasi beberapa 3 menit 5 detik itu, terlihat jelas kondisi jembatan gantung yang terlepas dari tali penyangga utama, lalu ambruk.

Akibat kejadian itu, empat orang pekerja jatuh dari ketinggian. Satu pekerja dilaporkan terjatuh ke aliran kali, sementara tiga pekerja lainnya jatuh menghantam bebatuan yang berada tepat di bawah badan jembatan.

Dalam rekaman video yang beredar luas, terdengar suara perekam yang menyebutkan tiga korban dalam kondisi belum sadar, diduga mengalami luka parah akibat benturan keras.

Bahkan, dua pekerja tampak mengerang kesakitan, sementara satu orang lainnya terlihat terbaring tak bergerak, memicu kepanikan warga sekitar.

Warga Kampung Aroanop yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian langsung bergerak cepat melakukan evakuasi darurat dengan peralatan seadanya.

Mereka berusaha mengangkat dan menjauhkan para korban dari area berbahaya, mengingat posisi jembatan berada di atas aliran kali berbatu dengan risiko susulan.

Dalam video tersebut, pembuat rekaman juga meminta pihak pemilik proyek yang disebut bernama Riyano dan Pak Tomy (nama belum terkonfirmasi secara resmi) agar segera turun tangan dan melakukan evakuasi medis, terlebih karena kondisi cuaca saat kejadian dinilai sangat mendukung untuk proses penyelamatan.

Jembatan Vital Bagi Warga

Jembatan gantung Aroanop diketahui merupakan akses vital bagi masyarakat setempat, khususnya warga Distrik Tembagapura yang berada di wilayah pegunungan Mimika.

Jembatan tersebut selama ini menjadi penghubung utama antar kampung, sekaligus jalur aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kontraktor, pemilik proyek, maupun instansi teknis terkait penyebab pasti putusnya jembatan serta kondisi terkini para korban.(mas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *