Wamena, fajarpapua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan memastikan percepatan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah Papua Pegunungan berjalan dengan baik dan sesuai rencana.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di delapan kabupaten.
Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, meninjau langsung kesiapan pembukaan lahan persawahan seluas 800 hektare di Kampung Tulem, Distrik Witawaya, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (15/1).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi yang akan dikembangkan sebagai sentra produksi pangan baru.
Dalam keterangan tertulisnya di Wamena, Ones Pahabol menyampaikan kawasan Tulem memiliki posisi strategis karena berada di jantung Kota Wamena.
Oleh sebab itu, wilayah tersebut dinilai sangat tepat untuk dikembangkan sebagai salah satu pusat pertanian dan masuk dalam program PSN.
“Tadi kami sudah melihat langsung kesiapan pembukaan lahan, baik di Tulem maupun di Aragolik. Rencana besar kita adalah membuka sekitar 2.000 hektare persawahan di Kabupaten Jayawijaya,” kata Ones.
Ia menjelaskan, pengembangan lahan persawahan tersebut akan tersebar di sejumlah distrik, antara lain Distrik Piramid, Kurulu, Pisugi, Siepkosi, Pugima, Libarek, Muai, Minimo, serta Witawaya.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
Menurut Ones, percepatan PSN di sektor pertanian merupakan langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pangan dari luar daerah serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
“Harapannya, PSN ini dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua Pegunungan, khususnya di Jayawijaya,” ujarnya.
Pemprov Papua Pegunungan berkomitmen untuk terus mengawal dan memastikan seluruh tahapan PSN berjalan optimal, mulai dari pembukaan lahan hingga proses produksi pangan secara berkelanjutan. (red)



