BERITA UTAMAMIMIKA

Tewas Ditikam Usai Saling Lempar Batu, Polisi Negosiasi dengan Keluarga Korban di Lokasi Pemalangan Jalan Ahmad Yani

30
×

Tewas Ditikam Usai Saling Lempar Batu, Polisi Negosiasi dengan Keluarga Korban di Lokasi Pemalangan Jalan Ahmad Yani

Share this article
Jenazah korban penikaman saat berada di RSUD Mimika.

Timika, fajarpapua.com – Situasi di lokasi pemalangan Jalan Ahmad Yani lorong Singa Raja Timika sempat memanas, Rabu (28/1). Aparat kepolisian melakukan negosiasi dengan keluarga korban penikaman berinisial SL (22) yang menuntut agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum.

Ketegangan terjadi saat warga memalang jalan sebagai bentuk protes atas peristiwa penikaman yang menyebabkan korban meninggal dunia. Polisi terlihat berupaya menenangkan massa sambil membuka dialog dengan pihak keluarga korban.

iklan

Informasi yang diperoleh fajarpapua.com menyebutkan, peristiwa penikaman dipicu aksi saling lempar batu. Awalnya korban bersama teman-temannya duduk di sekitar Jalan Ahmad Yani lorong Singaraja. Tidak lama kemudian, sekelompok orang diduga pelaku melempar batu ke arah lorong tersebut.

Aksi itu dibalas oleh korban dan teman-temannya sehingga terjadi saling lempar batu. Situasi semakin memanas hingga korban bersama rekan-rekannya mengejar para pelaku ke arah lorong samping SD Negeri 3 Mimika.

Tidak berselang lama, sebuah mobil minibus warna putih jenis Avanza datang dari arah PIN Seluler dan berhenti tepat di depan SD Negeri 3 Mimika. Dari dalam mobil tersebut, tiga orang diduga pelaku turun, salah satunya langsung menghampiri korban.

Terduga pelaku kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban. Korban sempat diseret dari lokasi kejadian sebelum akhirnya ditinggalkan di TKP.

Melihat kondisi korban yang sudah tergeletak, teman-teman korban segera membawa SL ke RSUD Mimika untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun setibanya di Instalasi Rawat Darurat RSUD Mimika, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dialami.

Hingga berita ini dipublis, pihak Kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kronologis penikaman tersebut, meskipun media fajarpapua.com sudah melakukan konfirmasi. (ron)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *