Timika, fajarpapua.com – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Yohanis Kapiyau (YKU) terus menunjukkan peran aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Salah satunya dilakukan oleh Bintara Pembina Teritorial (Babinter) Lanud YKU, Serka Kasimirus Anitu, dengan menebar 1.000 ekor benih ikan lele di empat kolam perikanan (karamba) di Jalan Nusantara, Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (3/2).
Kegiatan budidaya ikan lele ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan ketahanan pangan, tetapi juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat binaan, khususnya warga Suku Kamoro.
Serka Kasimirus Anitu menjelaskan bahwa keterlibatan warga lokal dalam budidaya perikanan diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga sekaligus memberikan keterampilan kerja yang produktif dan berkelanjutan.
Menurutnya, budidaya ikan lele dipilih karena memiliki teknik pemeliharaan yang relatif mudah dipelajari, membutuhkan modal yang tidak terlalu besar, serta sesuai dengan kondisi lahan yang tersedia di wilayah tersebut.
Dengan metode ini, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan memperoleh sumber penghasilan tambahan.
Selain melakukan penebaran benih, Babinter Lanud YKU juga memberikan pendampingan langsung kepada warga binaan.
Pendampingan tersebut meliputi pengenalan teknik budidaya ikan air tawar yang baik dan benar, mulai dari proses penebaran benih, perawatan kolam, pemberian pakan secara teratur, hingga tahapan panen.
Langkah ini merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud Yohanis Kapiyau, dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Lanud YKU tidak hanya berperan sebagai penjaga kedaulatan udara, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat nyata melalui berbagai kegiatan produktif, sejalan dengan semangat TNI AU AMPUH.(mas)







