Deiyai, fajarpapua.com – Warga Kampung Onago 1 dan Onago 2, Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah menjalankan program sosial Diakonia yang secara khusus difokuskan untuk membantu keluarga yang sedang berduka serta ibu-ibu yang melahirkan.
Program yang mulai dilaksanakan sejak 5 Januari 2026 tersebut mengedepankan asas semangat gotong royong.
Menurut Aleks Giyai, bantuan diberikan kepada warga yang berduka atau melahirkan sebagai bentuk kepedulian nyata masyarakat kampung terhadap sesama warga yang sedang mengalami masa sulit.
Bantuan yang disalurkan berupa bahan makanan (Bama) seperti sayur-mayur, ubi, kayu bakar, gula, kopi, serta bantuan uang yang dikumpulkan secara sukarela.
“Ketika ada keluarga yang berduka atau ibu yang melahirkan, warga langsung bergerak bersama untuk meringankan beban mereka,” ujar Aleks.
Ia menjelaskan, pada Jumat (6/2) lalu program Diakonia kembali dilaksanakan dengan membantu seorang ibu yang baru saja melahirkan.
Kehadiran seorang anak disalahsatu keluarga memang disambut dengan rasa syukur oleh warga karena dinilai menambah generasi baru di Kampung Onago.
Program Diakonia ini menurut Aleks disepakati dan didukung penuh oleh para pendeta, kepala kampung, tokoh orang tua, kaum perempuan, pemuda hingga anak-anak.
Seluruh unsur masyarakat terlibat aktif dalam menjaga nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Di tengah kehidupan kampung yang mulai dipengaruhi sikap individualistis, Aleks menilai program Diakonia menjadi pengingat pentingnya hidup dalam kebersamaan, saling menanggung dan meringankan beban, khususnya bagi warga yang sedang berduka maupun menyambut kelahiran.
Dirinya berharap program Diakonia dapat terus berjalan dan menjadi bagian dari kehidupan sosial kampung yang memperkuat ikatan kekeluargaan dan kemanusiaan. (mas)



