Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perhubungan (Dishub) resmi meluncurkan program subsidi angkutan udara perintis guna memperluas akses transportasi masyarakat di wilayah pedalaman dan pesisir.
Program ini ditandai dengan penerbangan perdana lima rute subsidi yang dilaksanakan di Bandara Mozes Kilangin Timika, Senin (9/2).
Peluncuran dilakukan oleh Asisten I Bidang Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika Ananias Faot, didampingi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Santy Sondang, Ketua Komisi IV DPRK Mimika Elinus B Mom, serta Kadistrik Tembagapura Tobias Jawame.
Bupati Mimika dalam sambutan yang dibacakan Ananias Faot menyatakan, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada pihak maskapai yang berkomitmen mendukung layanan penerbangan perintis, mengingat transportasi udara menjadi kebutuhan utama masyarakat di wilayah pegunungan dan daerah terpencil.
Ia mengatakan, keberlanjutan pelayanan hingga masa kontrak berakhir sangat penting, mengingat penerbangan perintis kerap menghadapi kendala operasional ditengah pelaksanaan program.
Karena itu, koordinasi intensif antara operator penerbangan dan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dishub menjadi kunci agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Mimika Jania Basir Rante Danun menjelaskan, pada tahun anggaran 2026 Pemkab Mimika mengalokasikan dana APBD untuk subsidi angkutan udara perintis penumpang dan kargo sebagai langkah memperkuat konektivitas wilayah sekaligus memperlancar distribusi kebutuhan pokok ke daerah pedalaman dan pesisir.
Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan PT Bunga Persada sebagai operator penerbangan. Untuk tahap awal, subsidi mencakup lima rute penerbangan, yakni Timika–Jila, Timika–Jita, Timika–Tsinga, Timika–Arwanop, dan Timika–Alama, dengan total anggaran lebih dari Rp14 miliar.
Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan pengembangan subsidi kargo serta pembukaan rute baru menuju Potowaiburu dan Noema yang saat ini masih dalam proses pengadaan.
Adapun jadwal penerbangan subsidi dilayani beberapa kali dalam sepekan dengan tarif yang telah disesuaikan melalui skema subsidi pemerintah, diantaranya rute Timika–Jila, Timika–Tsinga, Timika–Alama, Timika–Arwanop, dan Timika–Jita dengan frekuensi penerbangan berbeda sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap mobilitas masyarakat serta distribusi logistik ke distrik-distrik terpencil semakin lancar, sehingga mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman. (moa)







