Timika, fajarpapua.com – Keluhan warga yang tinggal di sekitar Bandara Mozes Kilangin Timika kembali mencuat.
Pembangunan pagar bandara baru yang dinilai melebihi batas portal pintu masuk bandara disebut telah mengganggu aktivitas masyarakat setempat.
Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Urbanus Beanal, meminta Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika segera meninjau dan merevisi pembangunan pagar bandara.
Urbanus menegaskan, pagar bandara yang dibangun saat ini telah melewati batas area bandara hingga mendekati bahkan mencapai jalan besar, sehingga berdampak langsung pada akses dan kenyamanan warga yang bermukim di sekitar lokasi.
“Di situ ada rumah warga dan mereka mengeluh. Aktivitas masyarakat menjadi terganggu. Saya minta Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika segera meninjau kembali dan membongkar pagar yang berada di luar batas portal bandara,” tegas Urbanus kepada fajarpapua.com.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur strategis seperti bandara seharusnya tetap memperhatikan hak-hak masyarakat sekitar, terutama yang terdampak langsung oleh proyek tersebut.
Urbanus juga menilai, pembangunan pagar bandara yang melewati batas area operasional bandara, sehingga perlu segera dikoreksi agar tidak menimbulkan persoalan sosial di kemudian hari.
“Langkah peninjauan ini penting agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik, sekaligus memastikan pembangunan bandara sesuai dengan aturan dan standar yang berlaku,” ungkapnya.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera merespons keluhan tersebut, agar akses dan aktivitas harian masyarakat tidak terus terganggu oleh pembangunan pagar bandara baru Mozes Kilangin Timika.
(ron)







