Timika, fajarpapua.com – Kapolda Papua Tengah, Kombes (Pol) Jermias Rontini bersama Johannes Rettob turun langsung memantau kunjungan Tim Penanganan dan Harmonisasi Konflik Sosial di Kampung Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Jumat (27/02/2026).
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menjaga situasi keamanan serta mendorong percepatan penyelesaian konflik tapal batas yang terjadi ditengah masyarakat.
Turut ikut dalam rombongan diantaranya Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman, Danyon B Mimika Kompol Umbu Sairo, Wadanyon B Mimika AKP Ferdinan Alfa Pikey, Kabag Ops Res Mimika AKP Hendri A. Korwa serta Plt Kakesbangpol Mimika Alfasiah.
Rombongan bertolak dari Heliped Bandara Mozes Kilangin Timika menggunakan dua unit helikopter menuju Kampung Kapiraya. Setibanya di lokasi, tim melakukan peninjauan sekaligus dialog terbuka bersama masyarakat terkait dinamika konflik tapal batas antara Suku Kamoro dan Suku Mee sejak 2024.
Kapolda dalam arahannya mengimbau masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa serta tidak mudah terprovokasi.
“Pusat konflik ini terjadi karena adanya tambang emas ilegal dan saya minta jangan ada konflik serta berharap untuk kalian semua,” katanya.
Ia menyampaikan personel Brimob akan disiagakan guna menjaga situasi tetap kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas normal tanpa membawa alat perang.
“Tugas saya menjaga keamanan di wilayah Papua Tengah, kami terus memantau pergerakan masyarakat guna mencegah mobilisasi massa yang berpotensi memicu konflik baru,” ujarnya.
Sebanyak 65 personel Brimob Batalyon B saat ini disiagakan dengan sistem penyekatan di sejumlah titik strategis. Penempatan dilakukan di wilayah bawah Kapiraya mengingat kondisi geografis di bagian atas tidak memungkinkan dijadikan lokasi pos.
Pengamanan juga melibatkan personel Marinir TNI AL guna memastikan situasi tetap aman.
Kegiatan berlangsung tertib dengan pengamanan gabungan dari Polres Mimika dan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah. Usai dialog dan peninjauan, rombongan kembali ke Timika.(ron)








Komentar (0)