BERITA UTAMAMIMIKAPAPUA

Legislator Fasilitasi Pertemuan Tim Harmonisasi Dogiyai dan Mimika, Dorong Akses Kapiraya Tanpa Hambatan

282
×

Legislator Fasilitasi Pertemuan Tim Harmonisasi Dogiyai dan Mimika, Dorong Akses Kapiraya Tanpa Hambatan

Share this article
Foto bersama dalam kegiatan pertemuan tim harmonisasi.

Timika, fajarpapua.com – Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, Jhon NR Gobai memfasilitasi pertemuan bersama Tim Harmonisasi Dogiyai, Tim Harmonisasi Pemda Mimika serta Danyon Brimob guna mempercepat penyelesaian persoalan dan memastikan akses menuju Kapiraya tidak lagi terhambat.

Pertemuan yang digelar di salah satu hotel Jalan Cenderawasih pada Senin (2/3) malam tersebut menjadi ruang komunikasi penting antarwilayah adat dan pemerintah daerah, sekaligus membangun koordinasi dengan tim dari Deiyai agar seluruh proses berjalan lancar, terarah, tanpa gesekan di lapangan.

iklan

Kepada fajarpapua.com, Gobai mengatakan, semua pihak memiliki komitmen yang sama untuk menjaga situasi tetap kondusif. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang justru memperkeruh suasana atau memicu pergerakan massa dari bawah.

“Kita semua ingin damai. Jangan sampai ada pergerakan massa dari bawah, baik dari Kamoro kepada masyarakat Mee maupun sebaliknya. Kita ini hidup bertetangga dalam wilayah adat, harusnya bisa rukun,” ujarnya, Senin (2/3).

Menurut dia, generasi muda harus memahami sejarah dan nilai adat yang diwariskan orang tua. Ia menilai kehidupan rukun dan damai telah menjadi fondasi sejak dulu, sebelum muncul dinamika baru seperti aktivitas tambang emas ilegal yang mulai berkembang sejak 2024.

“Orang tua dulu ajak kita hidup baik-baik. Nilai itu yang harus kita warisi. Jangan sampai kita buta oleh konflik. Kita semua ingin hidup damai,” tuturnya.

Ia juga menekankan batas wilayah adat tetap harus dihormati, namun jangan sampai menjadi pemicu rusaknya tali persaudaraan.

“Batas adat itu penting dan harus dihargai, tetapi jangan sampai batas itu menghancurkan hubungan kekeluargaan yang sudah terbangun lama,” bebernya.

Dalam pertemuan tersebut, Gobai turut meminta aparat keamanan, khususnya jajaran Brimob, agar menindak tegas oknum yang menyebarkan informasi provokatif melalui media sosial maupun konten lainnya.

“Saya minta jika ada yang menyebarkan informasi provokatif atau mengajak pada kekerasan, harus dihentikan. Siapapun yang mengganggu proses harmonisasi yang sedang dibangun Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama pemerintah tiga kabupaten, aparat keamanan harus ambil langkah tegas dan proses sesuai hukum,” tandasnya.

Melalui pertemuan bersama Tim Harmonisasi Dogiyai dan Tim Harmonisasi Pemda Mimika ini, diharapkan komunikasi terus terjalin baik sehingga akses ke Kapiraya dapat terbuka tanpa hambatan demi menjaga stabilitas dan kedamaian di Papua Tengah. (moa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

📢 LAPOR FP