Lewati ke konten utama

Jalan Poros Timika–Pomako Dipalang Warga, Diduga Dipicu Kisruh Pembagian Dana Desa Kampung Hiripau

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
18.05 WIT1 menit baca455 dibaca
Jalan Poros Timika–Pomako tepatnya di Kampung Hiripau, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, dipalang oleh sejumlah warga pada Jumat (10/7) sore.
Jalan Poros Timika–Pomako tepatnya di Kampung Hiripau, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, dipalang oleh sejumlah warga pada Jumat (10/7) sore.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Jalan Poros Timika–Pomako tepatnya di Kampung Hiripau, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, dipalang oleh sejumlah warga pada Jumat (10/7) sore.

Aksi pemalangan itu diduga dipicu kisruh terkait pembagian dana desa di Kampung Hiripau yang dinilai kurang adil.

Akibat pemalangan tersebut, arus lalu lintas di jalur utama penghubung Kota Timika menuju Pelabuhan Pomako sempat lumpuh.

Sejumlah kendaraan dari kedua arah terpaksa berhenti, sementara sebagian pengendara memilih memutar balik karena tidak dapat melintasi lokasi.

Kapolsek Mimika Timur, Iptu Alex Soumilena, saat dikonfirmasi membenarkan adanya aksi pemalangan jalan tersebut.

Menurutnya, personel kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus memediasi permasalahan yang terjadi.

"Iya benar, sementara personel menuju ke sana," kata Alex.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi awal yang diterima, aksi pemalangan diduga berkaitan dengan persoalan pembagian dana kampung yang memicu ketidakpuasan sebagian warga.

"Itu karena pembagian dana kampung dan sampai sekarang masih dipalang," ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, proses mediasi masih berlangsung dan akses Jalan Poros Timika–Pomako dilaporkan masih terganggu.

Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan.

Wartawan fajarpapua.com masih berupaya memperoleh keterangan dari pemerintah kampung maupun pihak terkait guna mengetahui akar persoalan yang memicu aksi pemalangan tersebut. (ron)