Timika, fajarpapua.com - Pemerintah Kabupaten Mimika menerima hibah pipa High-Density Polyethylene (HDPE) dari PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk mendukung pembangunan jaringan air bersih di Kabupaten Mimika.
Hibah tersebut berupa 11 kilometer pipa HDPE atau sebanyak 1.724 batang yang selanjutnya akan dimanfaatkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika dalam pembangunan infrastruktur air bersih.
Penandatanganan berita acara serah terima hibah dilakukan Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi dan Vice President Government Relations PTFI, Lenny Josephina. Prosesi tersebut disaksikan Bupati Mimika Johannes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, serta Direktur Executive Vice President Social Responsibility and Community Development PTFI Claus Wamafma di area PTFI Dataran Rendah Mile 34, Kamis (9/7).
Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, hibah tersebut merupakan wujud sinergi antara PTFI dan Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mendukung pembangunan, terutama pada sektor pelayanan dasar.
Menurutnya, bantuan pipa HDPE bukan sekadar bantuan material, melainkan investasi bagi masa depan masyarakat agar memperoleh akses air bersih yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan.
"Kami menyampaikan apresiasi atas terbangunnya kemitraan yang harmonis antara PT Freeport Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Mimika. Kolaborasi seperti inilah yang menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, menjawab kebutuhan masyarakat, serta menciptakan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh warga," katanya.
Bupati Rettob menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia memastikan seluruh aset yang diterima akan dimanfaatkan secara efektif, transparan, dan akuntabel sehingga memberikan manfaat bagi peningkatan pelayanan air bersih di Timika.
"Kami mengucapkan terima kasih atas komitmen dan kepedulian PTFI yang terus menunjukkan tanggung jawab sosialnya melalui dukungan terhadap pembangunan daerah," ungkapnya.
Ia menilai, air bersih merupakan kebutuhan mendasar sekaligus hak setiap warga negara. Karena itu, pembangunan infrastruktur pelayanan air bersih menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Mimika untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik bersama PT Freeport Indonesia dapat terus ditingkatkan pada berbagai sektor strategis lainnya demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Mimika serta seluruh masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Executive Vice President Social Responsibility and Community Development PTFI Claus Wamafma mengatakan, kerja sama pembangunan sarana air bersih antara PTFI dan Pemerintah Kabupaten Mimika telah berlangsung cukup lama.
Menurut Claus, hibah pipa tersebut diharapkan dapat mempercepat pembangunan jaringan air bersih sehingga masyarakat lebih cepat menikmati layanan air yang layak konsumsi.
"Kerja sama ini sudah berjalan lama dan merupakan bagian dari komitmen Freeport untuk terus berjalan bersama Pemerintah Kabupaten Mimika. Kami berharap masyarakat dapat segera menikmati air bersih yang benar-benar layak dikonsumsi," tuturnya. (ron)















