Lewati ke konten utama

Kejuaraan Multi Event dan Single Event Tingkat Pelajar Mimika Resmi Dibuka, Bupati Rettob: Ajang Ini Jadi Pondasi Cetak Atlet Berprestasi

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
20.49 WIT3 menit baca192 dibaca
Pemukulan tifa sebagai pertanda dibukanya Multi Event dan Single Event tingkat Pelajar Mimika
Pemukulan tifa sebagai pertanda dibukanya Multi Event dan Single Event tingkat Pelajar MimikaFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Bupati Mimika Johannes Rettob secara resmi membuka Kejuaraan Multi Event dan Single Event Tingkat Pelajar Kabupaten Mimika Tahun 2026 di GOR Futsal Mimika, Jalan Poros SP2-SP5, Rabu (8/7).

Kejuaraan yang berlangsung hingga 14 Agustus 2026 itu menjadi bagian dari pembinaan atlet muda sekaligus rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembukaan kegiatan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika Abraham Kateyau, Ketua DPRK Mimika Primus Natikapare, jajaran Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta legenda sepak bola Indonesia asal Papua, Boaz Salossa.

Dalam sambutannya, Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda.

Dijelaskan olahraga merupakan sarana strategis untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, jujur, bertanggung jawab, dan memiliki semangat persaudaraan.

"Kita bangun Mimika bukan saja fisik, bukan saja bangun jalan raya, tetapi yang paling utama kita bangun karakter. Itu yang paling utama," ujar Bupati Rettob.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Mimika menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama, salah satunya melalui pembinaan olahraga pelajar yang dilakukan secara berkelanjutan.

Ia menilai kejuaraan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, melainkan langkah awal membangun ekosistem olahraga yang kuat, mulai dari lingkungan sekolah, klub olahraga hingga pembinaan atlet berprestasi.

"Pemerintah Kabupaten Mimika menempatkan sumber daya manusia sebagai prioritas pembangunan. Salah satunya melalui pembinaan olahraga pelajar yang kita buka pada hari ini dan kita harapkan dilakukan secara berkelanjutan," ujarnya.

Bupati Rettob berharap ajang ini mampu melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Mimika di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

Kejuaraan yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Mimika tersebut mempertandingkan tujuh cabang olahraga, yakni futsal, sepak bola, bola voli, bola basket, dayung, karate, dan lari 10 kilometer. Peserta berasal dari berbagai sekolah jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK di Kabupaten Mimika.

Sementara itu Ketua Panitia, Alberthin Timang, menjelaskan penyelenggaraan Multi Event Olahraga Pelajar dirancang sebagai wadah pembinaan atlet usia dini sekaligus mendorong budaya berolahraga di lingkungan sekolah.

"Selain meningkatkan prestasi nonakademik, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan, persahabatan, kerja sama, serta sportivitas di kalangan pelajar dari berbagai sekolah di Mimika," ujarnya.

Dijelaskan pelaksanaan Multi Event dan Single Event berlangsung mulai 8 Juli hingga 14 Agustus 2026 dengan mempertandingkan tujuh cabang olahraga.

Pertandingan futsal, karate, dan bola voli dipusatkan di GOR Futsal SP2, nomor lari 10 kilometer mengambil rute di Jalan WR Supratman, sepak bola digelar di MSC, bola basket berlangsung di Lapangan Basket Amor SP3, sedangkan cabang dayung dilaksanakan di kawasan Pomako.

Disisi lain legenda sepak bola Indonesia, Boaz Theofilus Salossa yang hadir untuk memberikan motivasi kepada seluruh atlet yang bertanding meminta agar para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

"Saya sangat yakin dan percaya dengan adanya event ini, kalian harus menunjukkan bakat dan talenta yang sudah Tuhan kasih," kata Boaz.

Ia optimistis dari kejuaraan pelajar tersebut akan lahir atlet-atlet masa depan yang mampu mengharumkan nama Mimika, Papua, hingga Indonesia.

"Saya percaya tahun-tahun berikut kalian akan bisa menjadi atlet yang akan mengharumkan Kabupaten Mimika, tanah Papua, dan juga Indonesia," ujarnya.