Lewati ke konten utama

Abdul Rozaq yang Terjatuh di Sungai Maro Belum Ditemukan, Tim SAR Minta Bantuan Warga

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
20.16 WIT2 menit baca74 dibaca
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarianFoto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Merauke, fajarpapua.com – Memasuki hari kedua operasi pencarian, tim SAR gabungan masih belum menemukan Abdul Rozaq (29), korban yang diduga terjatuh saat hendak ke toilet kapal di perairan Sungai Maro, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Merauke menyatakan, operasi SAR pada Selasa (7/7) melibatkan personel dari Basarnas Merauke, KODAERAL XI, Satrol, Polair Merauke, serta Anak Buah Kapal (ABK) KM Lyly 03.

Dalam operasi tersebut, tim melakukan penyisiran secara intensif menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) serta pemantauan udara dengan Drone Thermal untuk memperluas jangkauan pencarian di sepanjang perairan Sungai Maro.

Namun, hingga operasi berakhir pada petang hari, korban belum berhasil ditemukan.

"Pencarian hari kedua telah dilakukan secara maksimal oleh tim SAR gabungan, namun hasilnya masih nihil. Korban masih dinyatakan dalam pencarian," demikian keterangan Basarnas Merauke.

Operasi pencarian kemudian dihentikan sementara karena jarak pandang yang terbatas pada malam hari dan untuk mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat.

Tim SAR gabungan akan kembali melanjutkan operasi pada Rabu (8/7) dengan memperluas radius penyisiran di sepanjang aliran Sungai Maro.

Selain itu, Basarnas juga terus berkoordinasi dengan masyarakat pesisir serta para nelayan yang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian.

Warga diminta segera melapor kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda atau informasi yang berkaitan dengan keberadaan korban. Hingga berita ini diturunkan, Abdul Rozaq masih dinyatakan belum ditemukan dan proses pencarian masih terus berlangsung. (mas)