Lewati ke konten utama

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Penginapan Ika Wangi Sentani

Redaksi Fajar PapuaPenulis
FanEditor
17.23 WIT2 menit baca150 dibaca
Jazad korban saat ditemukan.
Jazad korban saat ditemukan.Foto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Seorang pria berinisial YYM (66) ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar Penginapan Ika Wangi, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (6/7).

Penemuan korban bermula saat pemilik penginapan hendak membersihkan kamar. Ia mencium bau tidak sedap dari dalam kamar nomor 5 yang ditempati korban sejak Sabtu (4/7).

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean mengatakan, setelah menerima laporan masyarakat, personel Polsek Sentani Kota bersama Tim Identifikasi (Inafis) Polres Jayapura langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Setibanya di lokasi, petugas mengamankan TKP dan berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Jayapura untuk melakukan olah TKP serta memastikan proses evakuasi berjalan sesuai prosedur," ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Axel mengatakan, korban merupakan pekerja swasta yang berdomisili di BTN Polonia, Kelurahan Sereh, Sentani.

Petugas turut mengamankan sejumlah barang milik korban, diantaranya dua unit telepon genggam, charger, tas punggung, dompet, tas noken, ember, serta beberapa potong pakaian.

Menurut keterangan saksi, korban tidak terlihat keluar kamar sejak Minggu (5/7). Pemilik penginapan sempat mengira korban sedang beristirahat.

Saat hendak membuka kamar pada Senin sore, saksi mencium bau menyengat. Korban juga tidak merespons saat pintu diketuk, sementara kunci masih tergantung di bagian dalam sehingga pintu tidak dapat dibuka menggunakan kunci cadangan.

Saksi kemudian membuka akses melalui jendela dan mendapati korban sudah meninggal dunia di atas tempat tidur. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tim Inafis Polres Jayapura kemudian melakukan olah TKP sebelum mengevakuasi jenazah ke RSUD Yowari untuk penanganan lebih lanjut.

"Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana," katanya. Axel menambahkan, dugaan sementara korban meninggal akibat penyakit diabetes yang dideritanya. Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut dan meyakini korban meninggal karena riwayat penyakitnya. (hsb)