Lewati ke konten utama

Panglima TNI Anugerahkan KPLB kepada 23 Prajurit dan Resmikan Gedung Centralized di Yonif 754/ENK Timika

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
22.31 WIT2 menit baca151 dibaca
Panglima TNI resmikan Gedung Centralized bersama Menhan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin. (Puspen TNI)
Panglima TNI resmikan Gedung Centralized bersama Menhan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin. (Puspen TNI)Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Panglima TNI, Agus Subiyanto, menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada 23 prajurit TNI sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, keberanian, dan pengabdian terbaik dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Berdasar siaran pers Puspen TNI yang diperoleh fajarpapua.com, Senin (6/7) penganugerahan KPLB tersebut berlangsung bersamaan dengan peresmian Gedung Centralized di Markas Yonif 754/ENK, Timika, Papua Tengah, pada Minggu, 5 Juli 2026.

"Saya berharap 23 personel ini semakin bersemangat dalam menjalankan tugas negara di Papua. Pemberian KPLB ini juga diharapkan dapat memotivasi seluruh personel TNI agar semangat dan mencetak prestasi selama bertugas," ujar Panglima TNI.

Dalam kegiatan tersebut, Panglima TNI didampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita serta Pangkogabwilhan III, Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto beserta sejumlah Pangdam dlingkup Kogabwilhan III Timika.

Gedung Centralized yang diresmikan difungsikan sebagai pusat komando dan administrasi modern guna meningkatkan efektivitas pengendalian satuan serta mendukung kesiapan operasional prajurit TNI di wilayah Papua.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menegaskan penghargaan KPLB merupakan bentuk apresiasi negara kepada prajurit yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasi luar biasa selama bertugas.

Usai kegiatan di Yonif 754/ENK, Panglima TNI bersama Wakil Panglima TNI dan Menteri Pertahanan melanjutkan kunjungan ke Markas Komando Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III di Timika.

Rombongan meninjau Gedung Mile 32 sekaligus mengevaluasi rencana pembangunan infrastruktur pertahanan lanjutan sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan di kawasan timur Indonesia.

Kunjungan kerja tersebut mencerminkan sinergi antara TNI dan Kementerian Pertahanan dalam mempercepat modernisasi fasilitas pertahanan, meningkatkan kesiapan operasional satuan, sekaligus memberikan penghargaan kepada prajurit yang menunjukkan loyalitas dan pengabdian terbaik kepada bangsa.

Penguatan infrastruktur pertahanan di Papua diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas prajurit di lapangan serta memperkokoh postur pertahanan negara dalam menjaga keamanan dan kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah timur Indonesia.

"Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan operasional dan sistem pertahanan di wilayah timur Indonesia," kata Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi. (mas)