Timika, fajarpapua.com – Sebanyak 59 anak dari 20 kabupaten/kota di Papua berhasil lolos ke tahap Final Camp dalam program Papua Football Academy (PFA) Cari Bakat 2026. Mereka akan bersaing memperebutkan 20 kursi untuk menjadi siswa akademi sepak bola binaan PT Freeport Indonesia.
Final Camp PFA dibuka secara resmi oleh Vice President Community Relation PT Freeport Indonesia Engel Enoch bersama Direktur Teknik PFA Wolfgang Pical di Hall Gymnasium Mimika Sport Complex, Timika, Senin (6/7).
Engel mengatakan, PFA tidak hanya berfokus pada pembinaan sepak bola, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, kerja keras, dan kepemimpinan generasi muda Papua. "PFA merupakan salah satu bentuk komitmen PT Freeport Indonesia dalam menyiapkan sumber daya manusia Papua yang unggul. Anak-anak tidak hanya dilatih menjadi pesepak bola, tetapi juga dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan," katanya.
Ia mengapresiasi seluruh peserta yang berhasil mencapai tahap Final Camp setelah melewati proses seleksi yang panjang.
"Selamat kepada seluruh peserta yang berhasil mencapai tahap ini. Bersainglah secara sehat dan terus kejar mimpi menjadi pesepak bola profesional, baik di tingkat nasional maupun internasional," bebernya.
Direktur Teknik PFA Wolfgang Pical mengatakan, 59 peserta yang lolos merupakan hasil seleksi dari 2.530 pendaftar yang mengikuti proses pencarian bakat selama sekitar dua bulan.
"Dari 2.530 peserta yang mendaftar dari 20 kabupaten/kota di Papua, kini tersisa 59 anak yang masuk Final Camp. Nantinya hanya 20 anak yang akan terpilih menjadi siswa Papua Football Academy," ujarnya. Menurut Wolfgang, kualitas peserta pada seleksi tahun ini sangat merata sehingga persaingan berlangsung ketat.
"Semua peserta memiliki peluang yang sama. Mereka menunjukkan kualitas yang sangat baik selama proses seleksi," pungkasnya. Salah seorang peserta asal Jayapura, Israel Junior Eluay mengaku bersyukur dapat mencapai tahap Final Camp. Ia berharap bisa lolos menjadi siswa PFA untuk mewujudkan cita-citanya sebagai pesepak bola profesional.
"Ini kesempatan yang saya tunggu. Saya ingin menjadi pesepak bola profesional sekaligus menjadi generasi Papua yang bisa membanggakan orang tua," katanya.
Program PFA Cari Bakat 2026 diikuti 2.530 anak Papua dari 20 kabupaten/kota. Setelah menjalani seleksi sejak Mei hingga Juni 2026, sebanyak 59 peserta dinyatakan lolos ke Final Camp untuk memperebutkan 20 tempat di Papua Football Academy. (ron)







