Lewati ke konten utama

Identitas Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AS Mulai Terungkap, Satgas Damai Cartenz Kirim 3 Regu untuk Pengejaran

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
07.10 WIT2 menit baca363 dibaca
Capt. Nicholas F. Goselin saat disemayamkan
Capt. Nicholas F. Goselin saat disemayamkanFoto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Satgas Operasi Damai Cartenz mempercepat pengejaran terhadap pelaku penembakan pilot warga negara Amerika Serikat, Capt. Nicholas F. Goselin, dan pembakaran pesawat milik Associated Mission Aviation (AMA) PK-RCY di Lapangan Terbang Ipedehik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7).

Dalam perkembangan penyelidikan, aparat telah mengidentifikasi salah seorang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut Alias Balingga.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, terduga disebut sebagai salah satu pelaku pembakaran pesawat AMA dan diduga turut terlibat dalam penembakan yang menewaskan pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat tersebut.

Selain identifikasi terhadap terduga pelaku, aparat juga mendalami beredarnya foto yang memperlihatkan seorang pria yang diduga anggota kelompok bersenjata berpose di atas pesawat AMA setelah insiden terjadi.

Dokumentasi tersebut kini menjadi bagian dari barang bukti yang sedang diverifikasi penyidik guna memastikan identitas serta keterlibatan pihak-pihak yang berada di lokasi kejadian.

Untuk mempercepat pengungkapan kasus, Satgas Operasi Damai Cartenz dikabarkan mengirimkan tiga regu tambahan yang terdiri dari 36 personel ke Yahukimo.

Personel tersebut ditugaskan untuk memperkuat penyelidikan, melakukan pengejaran terhadap para pelaku, serta mengamankan wilayah pasca-insiden.

Selain Satgas Damai Cartenz, TNI juga mengerahkan 10 personel yang didukung dua helikopter Caracal guna mengevakuasi jenazah pilot dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian yang berada di kawasan pegunungan dengan medan sulit.

Bersamaan dengan proses evakuasi, aparat melakukan pengejaran terhadap kelompok yang diduga bertanggung jawab atas penembakan dan pembakaran pesawat.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Prioritas kami menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap pelaku," kata pejabat TNI dalam keterangan resminya.

Sementara itu, Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf. Tri Prasetyo Purwanto memastikan tujuh penumpang pesawat AMA yang seluruhnya merupakan warga asli Papua berhasil selamat.

Ketujuh penumpang tersebut masing-masing bernama Eston Sobolim, Kwenang Sobolim, Toni Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga, dan Faince Amohoso.

Hingga kini, Satgas Operasi Damai Cartenz bersama aparat gabungan TNI-Polri masih terus memburu para pelaku serta mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap seluruh pihak yang bertanggung jawab dalam penembakan pilot asing dan pembakaran pesawat AMA di Yahukimo. (mas)