Sarmi, fajarpapua.com – PT PLN (Persero) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) menyalurkan bantuan pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, ekonomi, sosial dan keagamaan di Kampung Nengke, Kabupaten Sarmi.
Bantuan tersebut meliputi beasiswa pendidikan, modal usaha bagi pelaku UMKM, paket sembako hingga santunan dan perlengkapan ibadah. Program ini ditujukan untuk mendorong kemandirian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Di bidang pendidikan, YBM PLN memberikan beasiswa penuh selama semester satu hingga delapan kepada dua mahasiswa yang menempuh pendidikan di IAIN Fattahul Muluk Papua.
Selain itu, YBM PLN memfasilitasi pendidikan lima anak SMP melalui program pembinaan di pesantren. Mereka akan menjalani pembinaan selama satu tahun di Pondok Pesantren Pos DAI Hidayatullah, Jayapura, sebelum melanjutkan pendidikan hingga tamat SMA di Pondok Pesantren Tahfizh Thursina dan Pondok Pesantren Kreatif Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Salah satu orang tua penerima manfaat, Nicholas Brifar, menyampaikan apresiasi atas kepedulian YBM PLN terhadap pendidikan anak-anak di Kampung Nengke.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada YBM PLN. Program ini sangat membantu kami yang kurang mampu, sehingga kami bisa membawa anak-anak kami masuk pesantren. Harapan ke depan, semoga bantuan YBM PLN ini bisa menciptakan anak-anak yang berguna dan bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tutur Nicholas, Rabu (12/8/2026).
Sementara di sektor ekonomi, YBM PLN memberikan bantuan modal usaha kepada empat kepala keluarga. Dua keluarga menerima bantuan untuk mengembangkan warung kelontong, satu keluarga untuk usaha pembuatan kue dan satu keluarga lainnya untuk usaha cetak batu tela.
Irmawati Tiris, salah satu penerima bantuan modal usaha warung kelontong, mengatakan bantuan tersebut membantu keluarganya mengembangkan usaha.
“Tambahan modal usaha ini sangat berarti bagi keluarga kami untuk menambah barang dagangan warung agar lebih berkembang. Semoga kebaikan dan keberkahan selalu menyertai seluruh pegawai PLN. Kami sangat bersyukur atas kepedulian yang telah dihadirkan untuk keluarga kami,” ungkap Irmawati.
Selain pendidikan dan ekonomi, YBM PLN juga menyalurkan bantuan sosial dan keagamaan berupa paket sembako kepada 23 penerima manfaat di Kampung Nengke.
Bantuan juga diberikan kepada dua orang mualaf berupa santunan tunai dan perlengkapan ibadah lengkap.
Seluruh bantuan tersebut bersumber dari dana zakat penghasilan rutin pegawai PLN yang dikelola YBM PLN secara profesional dan transparan untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
General Manager PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, mengatakan kehadiran PLN di Papua tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan infrastruktur dan layanan kelistrikan, tetapi juga melalui kontribusi sosial bagi masyarakat.
“Sejalan dengan komitmen kami untuk terus menghadirkan pasokan listrik yang andal di Papua, kehadiran PLN juga harus dirasakan manfaat sosialnya secara nyata. Melalui amanah zakat pegawai yang dikelola YBM ini, kami berupaya mendorong kemandirian ekonomi sekaligus mencetak generasi terdidik yang kelak akan memajukan daerahnya,” tegas Roberth.
Melalui program pemberdayaan tersebut, PLN berharap dapat terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua.
Keandalan kelistrikan yang dipadukan dengan kepedulian sosial diharapkan dapat memperluas manfaat kehadiran PLN bagi masyarakat di wilayah timur Indonesia. (Humas PLN)















