Lewati ke konten utama

ABK KMN Adifa Hilang Terseret Jaring ke Laut, Tim SAR Merauke Sisir Perairan Torasi

Redaksi Fajar PapuaPenulis
16.11 WIT2 menit baca25 dibaca
Tim SAR saat lakukan pencarian
Tim SAR saat lakukan pencarianFoto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Merauke, fajarpapua.com – Seorang anak buah kapal (ABK) KMN Adifa, Yusak Seltit alias Sakarias, dilaporkan hilang setelah terseret jaring dan jatuh ke laut (Man Over Board) di perairan Torasi, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Kamis (24/9).

Insiden tersebut terjadi ketika korban bersama kru kapal tengah melakukan aktivitas penangkapan ikan.

Saat itu, korban berusaha menahan jaring yang kusut menggunakan kakinya. Namun, jaring tersebut tiba-tiba menarik korban hingga terjatuh ke laut.

Korban sempat terlihat di permukaan air setelah jatuh. Namun, ketika jaring kembali diangkat, korban sudah tidak terlihat dan akhirnya hilang dari pantauan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke langsung mengerahkan satu tim rescue yang terdiri dari lima personel untuk melakukan operasi SAR.

Tim menggunakan RIB 03 dan bergerak menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 100 kilometer ke arah tenggara dari Merauke. Perjalanan menuju lokasi dimulai sekitar pukul 06.00 WIT.

Dalam operasi pencarian tersebut, tim SAR berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait, yakni Satrol Kodaeral XI Merauke, Satpolairud Polres Merauke, serta ABK KMN Adifa Al-Mubarak.

Penyisiran dilakukan di sekitar lokasi kejadian untuk menemukan keberadaan korban.

Tim menghadapi kondisi cuaca yang berubah-ubah, mulai dari cerah berawan hingga hujan lokal.

Meski demikian, operasi pencarian terus dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh unsur yang terlibat.

Hingga Jumat (25/9), pencarian terhadap Yusak Seltit masih berlangsung.

Tim SAR terus menyisir perairan Torasi dan melakukan koordinasi untuk memperluas upaya pencarian terhadap korban.

Operasi SAR ini diharapkan dapat segera menemukan korban dan memberikan kepastian kepada pihak keluarga maupun seluruh kru KMN Adifa.(red)