Timika, fajarpapua.com – Aparat keamanan dilaporkan menangkap Zakarias Fatem, yang disebut sebagai Wakil Panglima Kodap IV Soraya Organisasi Papua Merdeka (OPM), dalam operasi penyergapan pada Rabu (14/10) sekitar pukul 00.45 WIT.
Zakarias Fatem diamankan dalam keadaan hidup. Operasi tersebut dilaporkan berlangsung aman, dengan seluruh prajurit yang terlibat dalam kondisi selamat.
Dalam operasi di wilayah Papua Barat Daya itu, aparat keamanan melakukan penyergapan secara terukur di tengah tantangan medan dan dinamika situasi keamanan di wilayah operasi.
Setelah diamankan, Zakarias Fatem dibawa untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain mengamankan Zakarias Fatem, aparat turut menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitasnya.
Barang bukti tersebut meliputi satu pucuk senapan angin, satu buah bendera Bintang Kejora, dua gelang rotan, dua gelang bermotif warna OPM, dua senter kepala, uang tunai Rp76.000, satu dompet, satu lampu darurat (emergency lamp), enam potong pakaian, serta satu bilah pisau.
Petugas juga mengamankan dua buah jimat, satu sisir, satu sikat gigi, tiga silet, dua cincin besi, satu korek api, satu lembar foto pribadi, dan tiga jenis obat-obatan.
Seluruh barang tersebut telah diamankan untuk kepentingan pemeriksaan dan pendalaman informasi oleh pihak berwenang.
Penangkapan Zakarias Fatem diharapkan dapat membantu aparat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai dugaan aktivitas serta keterlibatannya dalam kelompok bersenjata di wilayah Papua Barat Daya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan lebih terperinci mengenai lokasi spesifik penyergapan maupun hasil pemeriksaan terhadap Zakarias Fatem.
Proses hukum dan pendalaman terhadap barang bukti selanjutnya menjadi kewenangan aparat terkait.
Sebelumnya, Jubir OPM Sebby Sambom menyatakan Zakarias Fatem susah dihubungi setelah terlibat dkontak tembak dengan aparat saat menyeberangi Sungai Kumandan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada 9 Oktober 2026.
Denimos menyebut Wakil Panglima Kodap IV Sorong Raya, Kolonel Zakarias Fatem, bersama tiga anggota belum diketahui keberadaannya.(ron)














