Boven Digoel, fajarpapua.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Boven Digoel kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Boven Digoel.
Seorang pria berinisial AY (18) diamankan polisi setelah diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis ganja. Penangkapan dilakukan pada Rabu (1/7) di Jalan Trans Papua Kilometer 2, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel.
Aksi tersebut berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai gerak-gerik seorang pria di sekitar kawasan permukiman warga.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satresnarkoba Polres Boven Digoel segera melakukan penyelidikan di lokasi.
Hasilnya, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti yang diduga merupakan narkotika jenis ganja.
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sebanyak 147 bungkus kecil (linting) dan tiga bungkus plastik kecil berisi ganja dengan berat kotor keseluruhan mencapai 86,2 gram.
Selain itu, petugas juga menyita uang tunai sebesar Rp 100.000 yang diduga berkaitan dengan aktivitas transaksi narkotika.
Selanjutnya, terduga pelaku bersama seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Boven Digoel untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut.
Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik menerapkan dugaan pelanggaran Pasal 609 ayat (1) dan Pasal 610 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Polres Boven Digoel mengapresiasi partisipasi masyarakat yang telah memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Dukungan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Boven Digoel.
Polres Boven Digoel juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan setiap aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. (red)










