Lewati ke konten utama

Kelompok Tani Mandiri Paive Binaan Lanud Timika Berhasil Produksi Beras, Bukti Pertanian Lokal Berkembang

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
10.38 WIT2 menit baca228 dibaca
Babinterau Lanud YKU, Serka Kasimirus Anitu, saat mendampingi anggota Kelompok Tani Mandiri Paive, Kampung Nawaripi mengolah padi.
Babinterau Lanud YKU, Serka Kasimirus Anitu, saat mendampingi anggota Kelompok Tani Mandiri Paive, Kampung Nawaripi mengolah padi.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Kelompok Tani Mandiri Paive di Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, berhasil memproduksi beras hasil budidaya sendiri.

Keberhasilan binaan Pangkalan Udara (Lanud) Yohanis Kapiyau Timika ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian di Mimika terus berkembang dan memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Produksi beras tersebut merupakan hasil dari proses budidaya yang dilakukan secara bertahap, mulai dari penanaman, pemeliharaan, panen, hingga penggilingan padi menjadi beras.

Seluruh proses mendapat pendampingan dari Dinas Pertanian Kabupaten Mimika, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta Babinterau Lanud Yohanis Kapiyau (YKU).

Babinterau Lanud YKU, Serka Kasimirus Anitu, mengatakan pendampingan tidak hanya dilakukan saat panen, tetapi sejak awal penanaman hingga tahapan pascapanen.

Menurutnya, proses penggilingan menjadi langkah penting agar hasil panen petani memiliki nilai tambah dan siap dimanfaatkan maupun dipasarkan.

"Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus membantu petani agar hasil panennya dapat diolah menjadi beras yang berkualitas," ujarnya.

Ketua Kelompok Tani Mandiri Paive, Viktoria Mahuze, mengaku bangga karena hasil panen padi yang selama ini diusahakan kini telah berhasil diolah menjadi beras.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian Kabupaten Mimika, petugas PPL, dan Babinterau Lanud YKU yang terus mendampingi kelompok tani sejak masa tanam hingga pascapanen.

"Kami sangat bersyukur karena berkat pendampingan yang diberikan, seluruh proses berjalan lancar hingga akhirnya kami bisa menghasilkan beras. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan produksi pada musim tanam berikutnya," katanya.

Keberhasilan Kelompok Tani Mandiri Paive menghasilkan beras menjadi salah satu indikator bahwa pengembangan pertanian pangan di Kabupaten Mimika mulai menunjukkan hasil yang positif.

Dengan semakin banyaknya petani yang mampu memproduksi beras secara mandiri, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat dapat dipenuhi dari hasil pertanian lokal sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan beras dari luar daerah.

Sinergi antara petani, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pertanian, serta Lanud Yohanis Kapiyau diharapkan terus berlanjut untuk meningkatkan produktivitas lahan sawah, memperluas produksi beras lokal, dan memperkuat ketahanan pangan di Papua Tengah. (mas)