Lewati ke konten utama

TNI Tambah Enam Batalyon Teritorial Pembangunan di Papua Tengah

Redaksi Fajar PapuaPenulis
07.44 WIT2 menit baca246 dibaca
Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alvianto pada peringatan HUT Ke-81 TNI di Nabire
Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alvianto pada peringatan HUT Ke-81 TNI di NabireFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Nabire, Fajarpapua.com- Tentara Nasional Indonesia (TNI) menambah enam Batalyon Teritorial Pembangunan (TP) di Papua Tengah untuk melengkapi satuan di provinsi tersebut sehingga masing-masing dari delapan kabupaten memiliki satu batalyon.

Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alvianto di Nabire, Senin, mengatakan saat ini Batalyon TP yang telah tersedia berada di Nabire dan Timika, masing-masing Batalyon 804 dan Batalyon 820.

“Setelah dua Batalyon TP tersebut, kita mendapatkan enam tambahan, masing-masing disiapkan untuk Kabupaten Dogiyai, Deiyai, Paniai, Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya,” ujarnya.

Ia mengatakan, pasukan untuk Batalyon TP Dogiyai, Deiyai, dan Paniai dijadwalkan tiba di Nabire pada 9 Oktober. Sementara pasukan untuk Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya tiba di Timika.

“Jadi di Papua Tengah lengkap, delapan kabupaten memiliki batalyon TP masing-masing,” katanya.

Menurutnya, Batalyon TP memiliki fungsi utama menjaga kedaulatan negara dan mempertahankan wilayah darat dari berbagai ancaman.

Selain tugas pertahanan dan keamanan, batalyon tersebut juga memiliki fungsi pembangunan melalui keterlibatan dalam sektor pertanian, peternakan, dan perikanan serta pemanfaatan lahan tidur untuk mendukung ketahanan pangan.

Ia mengatakan Batalyon TP juga dapat membantu pembangunan infrastruktur dasar, pekerjaan konstruksi, dan pelayanan kesehatan di wilayah teritorial masing-masing.

Dengan penambahan enam batalyon tersebut, keberadaan Batalyon TP diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas pertahanan sekaligus membantu pembangunan dan pelayanan masyarakat di seluruh wilayah Papua Tengah.

Ia mengatakan sejumlah lokasi untuk penempatan Batalyon TP masih perlu difinalisasi sehingga membutuhkan dukungan pemerintah daerah.

“Kami berharap pemerintah daerah memberikan dukungan untuk tempat Batalyon-Batalyon TP ini karena ada beberapa yang belum final. Kami mohon bantuan dari gubernur maupun bupati,” ujarnya.(ant)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.