Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika memperkuat kebijakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara terpadu dan berkelanjutan.
Penguatan kebijakan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pembahasan draf Keputusan Bupati Mimika tentang GERMAS 2026 yang digelar Dinas Kesehatan Mimika di salah satu hotel di Timika, Rabu (7/10/2026).
Rapat membahas draf awal keputusan, pembagian peran lintas sektor serta langkah tindak lanjut penyempurnaan dokumen sebelum memasuki tahap finalisasi dan harmonisasi.
Mewakili Bupati Mimika, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Fransiskus Bokeyau menegaskan bahwa pembangunan kesehatan harus menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
Ia mengingatkan agar GERMAS tidak berhenti sebagai kebijakan administratif tanpa implementasi nyata di tengah masyarakat.
“Jangan sampai GERMAS hanya menjadi sebuah kebijakan di atas kertas, tetapi harus benar-benar diterjemahkan dalam program dan kegiatan nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Menurut Fransiskus, masyarakat yang sehat merupakan modal penting dalam mewujudkan Mimika yang maju, mandiri dan sejahtera.
Karena itu, seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan diminta memberikan masukan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing sehingga kebijakan GERMAS memiliki arah pelaksanaan yang jelas dan terukur.
Pemkab Mimika juga menekankan pentingnya mekanisme pelaksanaan, pemantauan serta pelaporan untuk memastikan program GERMAS berjalan secara berkelanjutan.
Fransiskus berharap rapat koordinasi tersebut menghasilkan rumusan yang konkret dan dapat segera ditindaklanjuti oleh seluruh pihak terkait.
“Komitmen bersama menjadi kunci keberhasilan GERMAS,” ujarnya.
Rapat tersebut diikuti perangkat daerah terkait, Dinas Kesehatan, para kepala distrik serta pemangku kepentingan lainnya.(red)









