Lewati ke konten utama

Polisi Beberkan Kronologis Empat Warga Diserang Usai Ibadah di Kampung Jile Yale SP 3 Timika

Redaksi Fajar PapuaPenulis
13.32 WIT2 menit baca449 dibaca
Tampak para korban saat mendapatkan perawatan medis.
Tampak para korban saat mendapatkan perawatan medis.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Empat warga mengalami luka-luka akibat diserang sekelompok orang tak dikenal (OTK) menggunakan anak panah di kawasan Jile Yale, Kelurahan Tunas Matoa SP 3, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (9/10/2026) petang.

Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki menjelaskan penyerangan terjadi sekitar pukul 18.00 WIT di depan rumah ibadah di Kompleks 3, kawasan Jile Yale, sesaat setelah warga selesai melaksanakan ibadah.

Menurut keterangan saksi, kejadian bermula ketika sejumlah warga berkumpul di depan rumah ibadah menikmati kopi bersama. Tiba-tiba, sekelompok orang datang dari arah kawasan kuburan yang gelap di SP 3 dan melepaskan anak panah ke arah warga.

Serangan mendadak tersebut membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri ke dalam rumah ibadah. Namun, empat orang dilaporkan terkena anak panah dalam insiden itu.

Salah satu korban berinisial AY menuturkan, sebelum kejadian dirinya bersama keluarga dan tiga korban lainnya baru saja selesai melaksanakan ibadah keluarga. Mereka kemudian duduk bersama sambil menikmati kopi ketika sekitar lima orang datang dari arah bawah jembatan dan langsung menyerang menggunakan panah.

Menurut keterangan yang disampaikan Kapolsek, para korban tidak mengetahui alasan di balik penyerangan tersebut. Salah satu korban menduga para pelaku berasal dari kelompok warga Kwamki Lama. Dugaan tersebut masih perlu dipastikan melalui penyelidikan kepolisian.

Akibat penyerangan itu, korban LW mengalami luka terkena panah. Korban NK mengalami luka pada dada sebelah kanan, sedangkan PW mengalami luka pada bahu kiri dan bagian tulang belakang.

Sementara itu, AY mengalami luka pada paha kiri akibat terkena panah serta luka pada lutut kiri setelah terjatuh ketika berusaha menyelamatkan diri.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di Kompleks 3, kawasan rumah ibadah Jile Yale, Kelurahan Tunas Matoa, Distrik Kwamki Narama, sekitar pukul 19.00 WIT.

Untuk mencegah terjadinya serangan susulan, Polres Mimika akan memperketat patroli keamanan di wilayah Kwamki Narama.

Patroli akan melibatkan personel Polres Mimika, Polsek Kuala Kencana, Polsek Kwamki Narama, serta personel Pos Sekat. Pengawasan dilakukan mulai dari kawasan Ujung Kam Landu Mekar hingga Jile Yale, Kampung Tunas Matoa.

Dalam patroli tersebut, aparat juga akan melakukan penyisiran terhadap warga yang kedapatan membawa busur, anak panah, maupun senjata tajam lainnya saat berada di jalan raya.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah aksi saling serang yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Distrik Kwamki Narama.

Polisi berharap peningkatan patroli dapat mencegah terulangnya kejadian serupa dan menjaga keamanan warga di wilayah tersebut. (ron)