Lewati ke konten utama

Peduli Dampak Polusi Udara, FKDM Mimika Bagikan 2.000 Masker untuk Wartawan dan Pelajar

Redaksi Fajar PapuaPenulis
16.00 WIT2 menit baca87 dibaca
Ketua FKDM Mimika, Luky Mahakena, saat menyerahkan bantuan masker untuk membantu melindungi wartawan dari paparan polusi udara di Timika, Selasa (20/10/2026).
Tag:
Ketua FKDM Mimika, Luky Mahakena, saat menyerahkan bantuan masker untuk membantu melindungi wartawan dari paparan polusi udara di Timika, Selasa (20/10/2026). Tag:Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Mimika menyalurkan 2.000 masker gratis kepada wartawan dan pelajar sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi polusi udara yang melanda wilayah Mimika.

Bantuan masker diserahkan secara simbolis di Kantor FKDM Mimika, Jalan Hasanuddin, Timika, Selasa (20/10/2026). Pembagian ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko paparan polusi udara, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan saat beraktivitas.

Ketua FKDM Mimika, Luky Mahakena, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk perhatian terhadap kesehatan masyarakat, terutama wartawan yang harus tetap menjalankan tugas peliputan di lapangan meski kualitas udara sedang kurang baik.

Dari total 2.000 masker yang disiapkan, sebanyak 1.000 masker diperuntukkan bagi wartawan, sedangkan 1.000 masker lainnya disalurkan melalui Dinas Pendidikan Mimika untuk dibagikan kepada pelajar.

Menurut Luky, aktivitas jurnalistik membuat wartawan berpotensi terpapar polusi udara karena harus mendatangi berbagai lokasi untuk meliput peristiwa.

“Teman-teman wartawan sangat berpotensi terpapar situasi polusi ekstrem saat ini. Mereka bekerja tanpa batas dan mau tidak mau akan berhadapan dengan kondisi ini,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu menjaga kesehatan jurnalis selama menjalankan tugas. Pembagian masker kepada wartawan juga dilakukan secara gratis tanpa membedakan asal media.

“Tidak banyak, tetapi paling tidak bisa menjadi bekal untuk menjaga kesehatan teman-teman saat bekerja di lapangan,” kata Luky.

Selain wartawan, FKDM Mimika turut menyasar pelajar melalui penyaluran masker kepada Dinas Pendidikan. Meski kegiatan belajar mengajar saat ini dilaksanakan secara daring, bantuan tersebut dipersiapkan untuk mendukung perlindungan siswa sesuai kebutuhan di tengah kondisi polusi udara.

Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan Mimika, Aloesia Emakeparo, mengapresiasi kepedulian FKDM terhadap kesehatan pelajar.

Ia menjelaskan, masker yang diterima akan diteruskan kepada bidang teknis terkait untuk selanjutnya didistribusikan ke sekolah-sekolah.

“Terima kasih kepada FKDM atas bantuan ini. Nantinya, kami akan meneruskannya ke setiap bidang teknis agar dapat dibagikan ke sekolah-sekolah untuk dimanfaatkan dalam situasi sekarang, ketika siswa sedang belajar daring,” ungkap Aloesia.

Melalui penyaluran bantuan ini, FKDM Mimika berharap kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus meningkat di tengah kondisi polusi udara. Perlindungan bagi wartawan dan pelajar menjadi perhatian agar aktivitas peliputan dan pendidikan tetap berjalan dengan mempertimbangkan faktor kesehatan. (ron)