Jayapura, fajarpapua.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kabupaten Jayawijaya mengakibatkan terjadinya tanah longsor di Desa Onggobalo, Minggu malam (15/2).
Peristiwa tersebut merusak sejumlah ruas jalan utama penghubung Wamena menuju Distrik Kelila, Eragayam, dan Bokondini, sehingga akses transportasi sempat terputus pada Senin (16/2).
Longsor terjadi di jalur Wamena–Kelila yang merupakan akses vital distribusi barang dan mobilitas warga antar distrik.
Material tanah dan bebatuan menutup badan jalan, menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.
Kasium Polsek Kelila, Aiptu Ridwan Kharie, memimpin langsung tim gabungan TNI-Polri untuk meninjau lokasi serta melakukan asesmen awal di titik terdampak.
Berdasarkan hasil peninjauan, terdapat sedikitnya lima titik longsor yang menghambat arus lalu lintas.
“Dari hasil identifikasi di lapangan, ada lima titik longsor yang cukup parah dan membuat kendaraan tidak bisa melintas. Namun, sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa,” ujar Ridwan saat dikonfirmasi.
Ia menegaskan, langkah cepat perlu dilakukan guna mencegah dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.
Jika akses jalan tidak segera dipulihkan, distribusi bahan kebutuhan pokok ke sejumlah distrik terancam terganggu dan berpotensi memicu kenaikan harga barang.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk penanganan lebih lanjut. Jika tidak segera ditangani, masyarakat akan merasakan dampaknya secara langsung, terutama terkait distribusi logistik,” jelasnya.
Tim gabungan TNI-Polri menyatakan kesiapan untuk membantu proses pembersihan material longsor serta membuka akses jalan darurat agar mobilitas warga dapat segera pulih.
Selain itu, aparat juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat intensitas hujan di wilayah pegunungan masih cukup tinggi dan berpotensi memicu longsor susulan.
Pemerintah provinsi diharapkan segera mengambil langkah percepatan pemulihan infrastruktur, termasuk pengerahan alat berat untuk membuka kembali jalur yang tertutup material longsor.
Upaya ini penting untuk memastikan aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat tidak terganggu dalam waktu lama.
Dengan sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah, proses penanganan bencana diharapkan berjalan cepat dan efektif sehingga akses jalan Wamena–Kelila dapat kembali normal dan aktivitas warga kembali lancar. (hsb)








Komentar (0)