Timika, fajarpapua.com – Para da’i, muballigh, imam masjid, dan guru ngaji se-Kabupaten Mimika sepakat mengusung tema besar “Harmoni Ramadhan” dalam ceramah dan dakwah selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kesepakatan tersebut mengemuka dalam kegiatan Refreshing Da’i yang digelar Forum Muballigh, Imam dan Guru Ngaji (FORMIGG) Kabupaten Mimika bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika, Minggu (15/2) di Aula MI At-Taqwa, Mimika.
Tema “Silaturahmi Da’i Membumikan Harmoni Ramadhan” menjadi benang merah dalam pertemuan tersebut.
Para da’i menilai pentingnya kesatuan arah dakwah agar pesan yang disampaikan selama Ramadhan tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menjaga persatuan umat di tengah dinamika sosial yang berkembang.
Ketua FORMIGG Kabupaten Mimika, Drs. H. Muh. Darwis, M.Ikom, kepada fajarpapua.com, Selasa (17/2) mengatakan penyamaan tema ceramah merupakan langkah strategis untuk menghadirkan dakwah yang sejuk dan menenangkan.
“Kita ingin memasuki Ramadhan dengan hati yang bersih, jiwa yang tenang, dan semangat dakwah yang menyejukkan. Karena itu, para da’i sepakat mengedepankan harmoni dan persatuan umat dalam setiap materi ceramah,” ujarnya.
Ia menegaskan, mimbar Ramadhan harus menjadi ruang pemersatu, bukan ajang perdebatan apalagi polarisasi. Para da’i diminta menghindari isu-isu yang berpotensi memecah belah umat, termasuk politik praktis.
Senada dengan itu, Ketua Umum MUI Kabupaten Mimika, KH. Muh Amin AR, SAg, SPd, MM, MPd, menekankan dakwah Ramadhan harus tetap berada pada koridor keumatan dan kebangsaan.
“Da’i perlu memahami dinamika sosial, tetapi jangan sampai mimbar digunakan untuk kepentingan politik praktis. Dakwah harus menjadi perekat umat, bukan alat yang menimbulkan perpecahan,” tegasnya.
Selain itu, para da’i juga sepakat untuk menghormati keputusan pemerintah terkait penetapan awal Ramadhan demi menjaga keseragaman pelaksanaan ibadah di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penguatan materi spiritual, kepemimpinan, dan manajemen dakwah, termasuk pentingnya konsistensi tema selama Ramadhan agar pesan yang disampaikan lebih terarah dan berdampak luas.
Melalui kesepakatan ini, para da’i di Mimika berkomitmen menghadirkan ceramah Ramadhan 1447 H yang menyejukkan, mempererat silaturahmi, serta memperkokoh harmoni umat Islam di Kabupaten Mimika. (mas)




Komentar (0)