Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Wabup JR Pantau Korban Banjir, Tidak Ada Uang Bukan Alasan

Wabup John Rettob didampingi Camat Iwaka sedang memantau banjir Iwaka
Wabup John Rettob didampingi Camat Iwaka sedang memantau banjir IwakaFoto / MIMIKA
fajar Papua2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob S.Sos,MM menegaskan, Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika wajib memberikan perhatian pada warga Kilometer 12, korban  banjir Jalan Trans Nabire. Ketiadaan dana APBD sebagaimana disampaikan Kepala BPBD bukan alasan.

"Saya kurang tahu apakah Kepala BPBD sudah turun lapangan atau belum. Tidak ada alasan dana tidak ada, kalau kerusakan jalan itu tanggungjawab Satker Provinsi tapi soal masyarakat itu tanggungjawab Pemda Mimika," ungkap Wabup JR kepada awak media disela-sela kunjungan meninjau banjir Iwaka, Senin (27/7).

Dikatakan, terkait bencana banjir tersebut memang sudah diprediksi. Sebab, aktifitas penebangan di hulu mata air itu masih terus terjadi.

Bahkan akibat hutan yang kian gundul di wilayah itu, volume banjir di Iwaka, Aikawapuka, dan Miyoko naik drastis.

"Saya tidak tahu di Miyoko, Iwaka, Aikawapuka. Iwaka kabarnya naik sampai dada orang dewasa. Lalu Iwaka dan Aikawapuka. Tapi info tadi malam sungai Aikawapuka sampai setinggi dada orang dewasa. Hanya menurut pak Camat tadi sudah surut," ucapnya.

Dia mengakui banjir menyebabkan  masyarakat Iwaka di PT PAL terisolir, bahan makanan tidak bisa sampai ke sana. Namun Pemda Mimika sedang berupaya mengatasi kondisi tersebut.

"Masyarakat tolong jangan babat pohon. Dalam situasi seperti ini saya akan terus berkoordinasi dengan pemerintahan distrik supaya tidak akan ada kegiatan-kegiatan seperti ini. Kalau tidak segera disikapi nanti akan bertambah terus," ujarnya.

Ia mengemukakan, Pemda sempat berpikir untuk mengalihkan aliran sungai Pindah-pindah. Namun rencana itu tidak mungkin lagi dilakukan sebab areal sungai sudah melebar akibat erosi.(tim)